Justru menurutnya, momentum koreksi jangka pendek ini bisa dimanfaatkan oleh investor untuk memulai investasi jangka panjang di pasar modal. Karena transparansi yang saat ini dikerjakan oleh OJK dan SRO diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap pasar modal RI.
"Jadi investor yang hakikatnya berinvestasi di pasar modal itu adalah jangka panjang, tentu akan melihat ini sebagai sesuatu yang positif," katanya.
Seperti diketahui ada empat emiten saham yang dikeluarkan dari indeks FTSE Russell, antara lain PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA).
Meski demikian FTSE Russell juga memberikan catatan bahwa hasil review bisa direvisi hingga penutupan perdagangan tanggal 5 Juni mendatang. Namun mulai 8 Juni perubahan indeks akan bersifat final, kecuali ada kondisi luar biasa. FTSE Russell menilai jumlah free float, likuiditas saham, dan konsentrasi kepemilikan publik sebelum mengeluarkan keempat saham tersebut.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.