"Liquidity Coverage Ratio (LCR) perbankan tercatat sebesar 192,37 persen, masih jauh di atas ambang batas (threshold) dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek perbankan ke depan," kata Dian.
Dian menjelaskan bahwa fenomena bank rush umumnya dipicu oleh menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Karena itu, menjaga kepercayaan publik menjadi faktor utama dalam mempertahankan stabilitas industri perbankan.
Ia menambahkan, upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat itu harus dilakukan oleh seluruh bank melalui pemeliharaan kinerja yang sehat, penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking), serta pengelolaan risiko secara aktif pada setiap lini bisnis.
"Bank rush pada umumnya diakibatkan oleh isu kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan. Karena itu, upaya menjaga kepercayaan masyarakat harus senantiasa dilakukan oleh manajemen bank," pungkasnya.
Sebagai informasi, nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sedikit menguat 13 poin atau 0,07% ke level Rp18.036.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.