Jika dikonversi menggunakan kurs sekitar Rp3.900 per ringgit, harga RON95 bersubsidi di Malaysia setara sekitar Rp7.700 per liter. Dengan demikian, harga bensin bersubsidi di Malaysia masih lebih murah dibandingkan Pertalite di Indonesia yang dipatok Rp10.000 per liter.
Adapun untuk solar bersubsidi, harga di Malaysia sekitar Rp8.400 per liter, sedangkan Biosolar di Indonesia masih berada pada level Rp6.800 per liter. Kondisi ini menunjukkan bahwa BBM subsidi jenis solar di Indonesia masih lebih murah dibandingkan Malaysia.
Baca selengkapnya: Perbandingan Harga BBM Subsidi Indonesia dengan Malaysia, Siapa Paling Murah?
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.