Dupoin Futures menjadi perusahaan pialang berjangka pertama yang mengikuti Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 di Jakarta International Expo pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Gunawan mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam PRJ bukan sekadar promosi, tetapi juga untuk memperluas edukasi mengenai perdagangan berjangka kepada masyarakat yang selama ini lebih akrab dengan saham dan aset kripto.
"Kami tidak hanya ingin bertemu dengan mereka yang sudah mengenal industri ini. Justru target kami adalah masyarakat awam yang belum memahami apa itu perdagangan berjangka," ujarnya.
Menurut dia, pengunjung PRJ yang berasal dari berbagai kalangan menjadi sarana tepat untuk memperluas literasi keuangan masyarakat.
Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas edukasi dan konsultasi mengenai perdagangan berjangka dengan pendekatan yang lebih sederhana dan mudah dipahami.
Gunawan menjelaskan perdagangan berjangka memiliki karakteristik berbeda dibanding instrumen investasi lainnya karena sejumlah produk yang diperdagangkan dapat berfungsi sebagai aset lindung nilai.
"Produk-produk di perdagangan berjangka seperti emas justru sering menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai asetnya," ungkapnya.
Gunawan menjelaskan, di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, masyarakat justru perlu memahami berbagai instrumen investasi dan perdagangan yang tersedia.
"Ketika ekonomi dunia sedang melambat atau menghadapi tekanan, tidak semua instrumen mengalami penurunan. Produk-produk di perdagangan berjangka seperti emas justru sering menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai asetnya," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.