Ketiga, percepatan substitusi LPG melalui pengembangan jaringan gas rumah tangga dan pemanfaatan compressed natural gas (CNG) untuk menekan impor LPG dan mengurangi beban subsidi negara sekaligus mendukung penurunan emisi.
Keempat, penguatan standardisasi, keselamatan, dan keandalan infrastruktur gas bumi melalui penerapan standar teknis yang konsisten serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Kelima, harmonisasi regulasi dan kepastian investasi melalui penyederhanaan perizinan, kepastian tarif, serta sinkronisasi kebijakan lintas sektor untuk mendorong investasi jangka panjang.
Percepatan Infrastruktur Gas Nasional
Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan pemerintah mempercepat pemanfaatan gas bumi melalui pembangunan jaringan pipa transmisi di Pulau Jawa dan Sumatera.