JAKARTA - Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) yang cukup besar di pasar saham Indonesia sepanjang 2026. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan akumulasi jual bersih investor asing telah mencapai Rp74,42 triliun hingga 3 Juli 2026.
"Sepanjang tahun 2026, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp74,42 triliun," tulis keterangan BEI, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Meski demikian, pada perdagangan Jumat 3 Juli 2026, investor asing kembali membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp6,08 miliar. Arus dana tersebut muncul di tengah pelemahan aktivitas perdagangan saham selama sepekan.
Pergerakan indeks selama sepekan menunjukkan tren yang cenderung melemah. IHSG ditutup di level 5.875,780, turun 0,35 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Sepanjang pekan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.942,772 dan terendah 5.607,451, mencerminkan volatilitas pasar yang masih cukup tinggi.
Tidak hanya IHSG, aktivitas perdagangan di Bursa turut melambat. Rata-rata nilai transaksi harian turun 35,90 persen menjadi Rp11,27 triliun dari Rp17,58 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara rata-rata volume transaksi harian merosot 30,35 persen menjadi 17,54 miliar lembar saham dan rata-rata frekuensi transaksi harian turun 16,71 persen menjadi 1,44 juta kali transaksi.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.