"Kami melihat pertumbuhan industri konten lokal dan juga experience sekarang lagi berkembang. Event lagi banyak, masyarakat terutama Gen Z kami lihat spending-nya lebih banyak di experience-based event. Commerce juga lagi luar biasa, produk lokal semakin banyak peminatnya," katanya.
Nagita menilai perpaduan antara kesiapan perusahaan dan momentum pertumbuhan industri tersebut merupakan kesempatan yang tidak datang setiap saat. "Dua momentum ini datang bersamaan dan tidak datang dua kali. Jadi kami cukup yakin bahwa memang ini adalah saatnya untuk IPO," ujarnya.
Ke depan, RANS juga akan memperkuat bisnis produk konsumen sebagai salah satu sumber pertumbuhan baru. Nagita mengatakan perseroan akan mengembangkan berbagai produk yang dekat dengan karakter pendirinya, termasuk produk kecantikan dan perawatan diri.
Menurutnya, pengembangan lini produk konsumen tersebut sejalan dengan strategi perusahaan untuk menciptakan sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan di luar bisnis konten digital dan hiburan.
"Produk-produk yang berhubungan dengan kami, terutama saya sebagai perempuan, seperti skincare dan wewangian, menjadi salah satu fokus yang ingin kami kembangkan. Kami melihat ini sejalan dengan visi perusahaan agar bisnis RANS menjadi lebih sustain ke depannya," tutup Nagita.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.