Menurutnya, BI memiliki fondasi tata kelola yang kuat serta sejalan dengan standar praktik terbaik internasional (international best practice).
Pengambilan keputusan di bank sentral juga dipastikan tetap solid melalui prosedur internal yang terstruktur dan berjenjang.
“Kemudian yang kedua, kami juga sudah mempunyai suatu mekanisme decision making process yang sangat berjenjang dan itu juga akan tetap menjadi pegangan kami dalam membuat keputusan. Di mana kami akan ada komite, kemudian akan ada rapat Dewan Gubernur, dan seterusnya,” jelas Destry.
Dengan demikian, Destry menekankan bahwa pola kepemimpinan di Bank Indonesia menganut prinsip kolektif-kolegial, sehingga roda organisasi dan penetapan kebijakan strategis tetap berjalan secara bersama-sama oleh jajaran Dewan Gubernur yang ada.
“Dan yang terakhir, yang terpenting adalah di Bank Indonesia kepemimpinan ini adalah kolektif-kolegial. Jadi tentunya nanti kami berlima di sini akan juga terus melanjutkan tugas dan amanah yang harus dijalankan oleh Bank Indonesia secara kolektif-kolegial,” pungkasnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.