JAKARTA – Promo diskon listrik 50 persen kembali berlaku pada Agustus 2026. Melalui program tersebut, pelanggan PT PLN (Persero) berkesempatan menambah daya listrik hingga 7.700 VA dengan biaya yang lebih murah.
Program ini ditujukan untuk membantu pelanggan memenuhi kebutuhan listrik, termasuk mendukung pengisian daya kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di rumah.
PT PLN (Persero) kembali menghadirkan promo diskon tambah daya listrik tersebut dalam rangka kehadirannya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Cara Mendapatkan Diskon Listrik 50 Persen
Pelanggan yang ingin mendapatkan promo tambah daya listrik dapat mengunjungi booth PLN di Hall 8 selama penyelenggaraan GIIAS 2026.
Selanjutnya, pelanggan perlu melakukan check-in melalui aplikasi PLN Mobile dan mengklaim e-voucher promo tambah daya yang tersedia.
Daftar Tarif Promo Diskon Listrik
Berikut tarif tambah daya setelah mendapatkan diskon 50 persen:
Daya awal 450 VA
450 VA ke 900 VA: dari Rp421.650 menjadi Rp210.825
450 VA ke 1.300 VA: dari Rp796.450 menjadi Rp398.225
450 VA ke 2.200 VA: dari Rp1.639.750 menjadi Rp819.875
450 VA ke 3.500 VA: dari Rp2.955.450 menjadi Rp1.477.725
450 VA ke 4.400 VA: dari Rp3.827.550 menjadi Rp1.913.775
450 VA ke 5.500 VA: dari Rp4.893.450 menjadi Rp2.446.725
450 VA ke 7.700 VA: dari Rp7.025.250 menjadi Rp3.512.625
Daya awal 900 VA
900 VA ke 1.300 VA: dari Rp374.800 menjadi Rp187.400
900 VA ke 2.200 VA: dari Rp1.218.100 menjadi Rp609.050
900 VA ke 3.500 VA: dari Rp2.519.400 menjadi Rp1.259.700
900 VA ke 4.400 VA: dari Rp3.391.500 menjadi Rp1.695.750
900 VA ke 5.500 VA: dari Rp4.457.400 menjadi Rp2.228.700
900 VA ke 7.700 VA: dari Rp6.589.200 menjadi Rp3.294.600
Dengan promo tersebut, pelanggan dapat memperoleh tambahan daya hingga 7.700 VA dengan biaya 50 persen lebih murah dari tarif normal.
Baca Selengkapnya: Promo Diskon Listrik 50 Persen Agustus 2026, Cek Syaratnya
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.