Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati sebelumnya mengungkapkan kekhawatiran pelaku usaha, khususnya dari kalangan industri di Jawa Timur, terkait pencairan restitusi pajak.
Rahayu mengatakan, keluhan tersebut diterimanya melalui Kadin. Sejumlah pengusaha bahkan menyampaikan kemungkinan melakukan PHK hingga menghentikan kegiatan usaha jika restitusi pajak tidak segera diselesaikan.
“Ini (sejak) sebulan yang lalu. Hari ini saya mendapatkan (kabar) 'Kalau misalkan restitusi pajak ini nggak selesai, nggak turun, kami mungkin harus PHK, bahkan harus pailit. Itu industri, pabrik-pabrik,” ujar Rahayu saat mengutip keluhan pengusaha.
Menurut Rahayu, persoalan restitusi pajak bersifat mendesak karena berpotensi berdampak langsung terhadap tenaga kerja di sektor industri.
“Ini sangat mendesak, menurut saya, urgent, berkaitan dengan jutaan jiwa karena mereka yang ada di industri,” imbuhnya.