Meski demikian, Jeffrey memproyeksikan volatilitas harga saham di bawah Rp50 tidak berdampak dalam terhadap kinerja IHSG. Sebab proporsional saham Rp50 tidak terlalu besar di pasar modal secara keseluruhan.
Dia menjelaskan, pada hari ini terpantau ada 69 emiten yang telah diperdagangkan di bawah harga Rp50. Sejalan dengan hal tersebut, hingga penutupan perdagangan ada 192 emiten mengalami penguatan, 554 emiten tertekan dan 217 emiten yang stagnan.
"Tentu bobot dari saham-saham yang sudah lama di harga 50, itu bobotnya terhadap IHSG juga tidak besar. Jadi tidak semata-mata karena faktor penurunan di bawah harga Rp50, memberikan pressure kepada IHSG," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.