Berbeda dengan LPG yang sebagian kebutuhannya masih dipenuhi melalui impor, pemerintah menyiapkan CNG dengan memanfaatkan sumber gas alam dalam negeri.
Bahlil mengatakan pemerintah memiliki potensi pasokan gas domestik yang dapat dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk untuk pengembangan CNG.
Pemerintah sebelumnya juga menemukan cadangan gas di Kalimantan Timur yang disebut dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gas dalam negeri.
CNG merupakan gas alam yang dimampatkan hingga tekanan tertentu sehingga volumenya lebih kecil dan dapat disimpan dalam tabung bertekanan. Komponen utama gas alam adalah metana, dengan sejumlah kandungan hidrokarbon lainnya.
Selain memastikan keamanan tabung dan proses pengisian CNG, pemerintah masih menyusun mekanisme tata niaga dan distribusinya.
Lemigas dan Kementerian ESDM saat ini menyelesaikan kajian mengenai proses tersebut. Pemerintah belum menyampaikan secara rinci skema distribusi CNG 3 kg, termasuk mekanisme penyalurannya kepada masyarakat.
Hasil evaluasi teknis dan tata niaga tersebut akan menjadi dasar sebelum pemerintah menentukan langkah selanjutnya terkait penerapan CNG 3 kg.