Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

12 Sumur Migas di RI Dibangkitkan Lagi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |12:05 WIB
12 Sumur Migas di RI Dibangkitkan Lagi
12 Sumur Migas di RI Dibangkitkan Lagi (Foto: Elnusa)
A
A
A

JAKARTA - Upaya menjaga ketahanan energi nasional tidak hanya bertumpu pada penemuan sumber daya baru, tetapi juga pada kemampuan mengoptimalkan potensi migas yang telah tersedia.

PT Elnusa Tbk (ELSA) mengambil peran dalam upaya tersebut melalui Hydraulic Workover Unit (HWU) Elnusa 150K EHR#10 yang mendukung kegiatan workover dan reopening sumur di Project Pertamina EP Zona 11, Kawengan, Field Cepu. Hal ini menjadi bagian dari kontribusi Elnusa dalam membantu mengoptimalkan kembali sumur-sumur idle yang masih memiliki potensi produksi.

HWU Elnusa 150K EHR#10 dirancang dengan konfigurasi compact dan fleksibilitas operasi yang memungkinkan pelaksanaan workover pada wellpad dengan area sekitar 500 meter persegi.

Kapabilitas tersebut memberikan keleluasaan bagi Elnusa dalam menjalankan pekerjaan intervensi sumur secara adaptif sesuai karakteristik lapangan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan efektivitas operasi.

Melalui kemampuan tersebut, Elnusa mendukung program reopening sumur idle sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan potensi aset migas eksisting.

Direktur Operasi Elnusa Andri Haribowo mengatakan bahwa kemampuan menghadirkan solusi sesuai kebutuhan lapangan merupakan bagian dari peran Elnusa dalam mendukung keberlanjutan operasi hulu migas nasional.

“Optimalisasi produksi membutuhkan kemampuan untuk melihat kembali potensi yang telah tersedia dan menghadirkan solusi yang tepat untuk mengelolanya," katanya di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Melalui HWU EHR#10, Elnusa membawa kapabilitas yang adaptif terhadap karakteristik lapangan, sehingga pekerjaan workover dan reopening sumur dapat dilaksanakan secara aman dan andal. Kapabilitas tersebut juga terus kami kembangkan melalui pelaksanaan pekerjaan workover menggunakan HWU 340K di area Pertamina TEJ dan Sukowati, sebagai bagian dari upaya memperluas kemampuan Elnusa dalam menjawab kebutuhan operasi yang semakin beragam.

"Inilah bagaimana teknologi dan kompetensi operasional kami diarahkan untuk memberikan nilai nyata bagi pelanggan sekaligus mendukung produktivitas lapangan,” ujar Andri.

Sepanjang periode operasi Agustus 2025 hingga September 2026, Elnusa telah menyelesaikan 12 pekerjaan sumur dengan mencatatkan availability 100%, reliability 100%, utility 91,25%, serta zero incident.

Capaian tersebut menunjukkan kesiapan unit dan kompetensi kru dalam menjaga keandalan operasi sekaligus mencerminkan konsistensi Elnusa dalam menerapkan prinsip operational excellence dan menjaga kinerja keselamatan di setiap pekerjaan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement