Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Target Tapak PLTN Pertama pada 2027, 28 Lokasi Masih Dikaji

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2026 |16:03 WIB
Target Tapak PLTN Pertama pada 2027, 28 Lokasi Masih Dikaji
Pemerintah menargetkan penetapan tapak pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di Indonesia paling lambat pada 2027. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Menurut dia, Madura masih bergantung pada pasokan listrik dari Jawa dan menghadapi persoalan pemadaman bergilir. Ia berharap pembangunan pembangkit dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut.

“Negara ini sudah merdeka 81 tahun, tapi Madura belum pernah merasakan kemerdekaan itu,” ujarnya.
Warga Kalimantan Barat Minta Sosialisasi hingga Desa

Aspirasi berbeda disampaikan Mei Christhy, pendiri Gerakan Samataka dari Pemuda Adat Dayak di Kalimantan Barat. Ia mengatakan pemerintah provinsi telah menyiapkan Pulau Semesak di Kabupaten Bengkayang sebagai calon lokasi PLTN.

Menurut Mei, pulau tersebut berjarak sekitar 900 meter dari Desa Sungai Raya. Sebagian besar warga desa itu bekerja sebagai nelayan sehingga rencana pembangunan PLTN perlu disosialisasikan dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat setempat.

“Kita harus terbuka dengan teknologi baru,” kata Mei.

Namun, ia menekankan pentingnya penerapan prinsip free, prior and informed consent (FPIC), yaitu persetujuan masyarakat yang diberikan secara bebas berdasarkan informasi yang memadai sebelum suatu kegiatan dilaksanakan.

“Oke, kita tidak bisa menolak pembangkit listrik tenaga nuklir ini ada di tengah-tengah kita. Tapi alangkah baiknya dari jauh hari itu harus disosialisasikan dengan benar dan tepat,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement