Pendidikan Rustian dimulai dari bidang farmasi di Universitas Andalas.
Dia menyelesaikan pendidikan di Jurusan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, hingga memperoleh gelar sarjana sains dan profesi apoteker.
Lalu Rustian mengambil program magister Ilmu Kesehatan Masyarakat di Universitas Gadjah Mada dan menyelesaikannya pada 2005.
Dia kemudian meraih gelar doktor dari Universitas Brawijaya pada 2022 melalui disertasi tentang reformasi tata kelola peralatan penanggulangan bencana dari perspektif smart governance, dengan studi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah.
Sebelum berkarier di BNPB, Rustian bekerja sebagai pegawai pemerintahan di Kementerian Kesehatan sejak 1998.
Sepuluh tahun kemudian, ia bergabung dengan BNPB dan menjalani sejumlah penugasan di bidang penanggulangan bencana.
Sejumlah posisi pernah diemban Rustian di BNPB, antara lain Kepala Biro Umum dan Direktur Peralatan pada Deputi Bidang Logistik dan Peralatan.
Dia juga pernah menjabat Direktur Sumber Daya Darurat pada Kedeputian Bidang Penanganan Darurat hingga akhirnya ditunjuk sebagai Sekretaris Utama BNPB pada 2023.
Di luar tugas kedinasan, Rustian turut aktif dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
Dia menjabat Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Tanggap Bencana selama dua periode, yakni 2014–2018 dan 2018–2022, kemudian menjadi bagian dari dewan pakar organisasi tersebut untuk periode 2022–2026.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.