Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pramono: Jokowi Tak Pernah Targetkan Program Listrik 35 Ribu Mw

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 07 September 2015 |19:13 WIB
Pramono: Jokowi Tak Pernah Targetkan Program Listrik 35 Ribu Mw
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Target proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt (mw) dalam lima tahun ala Presiden Joko Widodo (Jokowi) direvisi oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Rizal Ramli menjadi 16 ribu mw. Menurut Rizal, 35 ribu mw hanya dapat dilakukan selama 10 tahun. Lalu apa tanggapan istana?

Sekteraris Kabinet Pramono Anung menjelaskan, pada dasarnya Presiden Jokowi tidak pernah menargetkan proyek pembangkit listrik 35 ribu mw dibangun dalam lima tahun. Dirinya berkilah, 35 ribu mw adalah kebutuhan listrik yang harus dipenuhi dalam lima tahun.

"Jadi sebenarnya, Presiden tidak pernah menargetkan 35 ribu mw, itu kebutuhan kita mendasar supaya kebutuhan listrik di Indonesia itu bisa terpenuhi dengan baik," jelas Pramono di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Pramono pun berkilah proyek 35 ribu mw yang ada dalam rancangan pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) merupakan angka kebutuhan listrik yang harus dipenuhi. Padahal, Jokowi selama ini menyebutkan, proyek pembangkit listrik 35 ribu mw adalah target yang harus dipenuhi dalam lima tahun. Target tersebut pun tidak akan direvisi.

"Sekali lagi, 35 ribu mw itu bukan target di RPJMN, itu kan kebutuhan. Ada kebutuhan segitu," sambungnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement