JAKARTA – Perekonomian Indonesia hampir dipastikan bakal masuk ke jurang resesi pada kuartal III-2020. Gejolak ekonomi tersebut pun menyebabkan beberapa dampak ekonomi hingga sosial.
Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui apa itu resesi. Begitu pula dengan dampaknya.
Terkait hal itu Okezone sudah merangkum beberapa fakta tentang dampak perekonomian Indonesia akan mengalami resesi, Jakarta, Minggu (27/9/2020).
Baca juga: Anak Buah Sri Mulyani: Dampak PSBB Jakarta ke Ekonomi Tak Besar
1. Pengertian Resesi
Resesi adalah penyebaran penurunan ekonomi yang signifikan di seluruh sektor ekonomi yang berlangsung lebih dari beberapa kuartal.
Menurut garis pemikiran yang dipopulerkan ekonom Julius Shiskin di 1974, istilah resesi biasanya didefinisikan sebagai periode ketika produk domestik bruto (PDB) menurun selama dua kuartal berturut-turut.
Dalam resesi, kita mungkin merasakan efek gabungan dengan beberapa cara berbeda. Seperti, klaim pengangguran naik, kebiasaan belanja berubah, penjualan melambat, dan peluang ekonomi berkurang.
Baca juga: Jika Resesi, Hal-Hal Ini yang Akan Terjadi di Suatu Negara
Jadi dalam praktiknya, resesi ditandai tidak hanya oleh penurunan PDB riil. Akan tetapi juga penurunan pendapatan pribadi riil, penurunan penjualan dan produksi manufaktur, dan kenaikan tingkat pengangguran.
2. Terjadi PHK Massal
Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja menyatakan dengan adanya resesi nanti maka akan berdampak buruk bagi keuangan perusahaan. Apabila sebuah perseroan tak mempunyai cadangan uang yang cukup maka akan mengeluarkan kebijakan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya.
"Tentu saja dengan adanya resesi pasti terpengaruh juga terhadap aktivitas ekonomi ini. Jadi dengan kata lain kalau pelaku usaha yang tida bisa bertahan, pasti akan adanya penambahan dari segi penggangguran, yang dirumahkan, itu mesti diantisipasi," kata Shinta saat dihubungi.
3. Penciptaan Lapangan Kerja Sulit
VP Economist Bank Permata, Josua Pardede mengatakan, ada beberapa hal yang akan terjadi jika suatu negara mengalami resesi ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi negatif dan sulitnya penciptaan lapangan pekerjaan.
"Penciptaan lapangan pekerjaan makin sulit sehingga terindikasi adanya peningkatan dari rasio tingkat pengangguran,” ujar Josua dalam acara Market Review IDX Channel.