JAKARTA - MNC Life, perusahaan asuransi jiwa di bawah naungan MNC Group dan anak perusahaan dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan. Kali ini dalam ajang 8th Top Digital Corporate Brand Award 2026 yang digelar di Ballroom Sheraton Jakarta pada hari ini.
Top Digital Corporate Brand Award merupakan penghargaan yang diinisiasi oleh InfoEkonomi.id, media ekonomi dan bisnis yang secara konsisten melakukan riset dan pemantauan terhadap performa brand di ranah digital. Seturut itu, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang berhasil membangun dan memperkuat brand melalui strategi digital yang efektif dan terukur.
Managing Director Insurance Business Group & President Director MNC Life Risye Dillianti menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen MNC Life dalam memperkuat transformasi digital serta menghadirkan layanan asuransi yang semakin mudah diakses oleh masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat kehadiran digital MNC Life sekaligus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui berbagai inovasi digital, termasuk pengembangan layanan dan produk yang dapat diakses secara mudah melalui platform digital, kami berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah,” ujar Risye, Kamis (5/3/2026).
Sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, MNC Life terus memperkuat strategi digital melalui berbagai kanal komunikasi serta pengembangan layanan berbasis teknologi, termasuk melalui aplikasi MotionLife yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan perlindungan asuransi secara praktis, cepat, dan transparan.
Sementara itu, CEO InfoEkonomi Arief Munajad menyampaikan bahwa penghargaan Top Digital Corporate Brand Award 2026 diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang mampu menunjukkan performa brand yang kuat di ranah digital.
"Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi dan memperkuat strategi digitalnya,” ungkapnya.
Adapun penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, termasuk visibilitas digital, engagement, serta kekuatan brand positioning di berbagai platform online. Penghargaan ini menjadi indikator penting bagi perusahaan dalam menunjukkan konsistensi dan keberhasilan dalam membangun brand awareness di era digital.
Arief menekan soal tidak semua perusahaan yang masuk radar penilaian bisa lolos begitu saja. Hanya mereka yang menyentuh ambang batas nilai yang berhak melaju.
“Dari tiga parameter ini ada dua kriteria lagi setelah mendapatkan nilai skor minimal 70. Yaitu diambil 300 pemenang, dari berapa ribu hasil riset yang telah kami riset,” jelasnya.