JAKARTA - Analis pasar modal Hans Kwee menilai kekhawatiran investor terhadap kemungkinan pasar modal Indonesia turun kelas dari Emerging Market (EM) menjadi Frontier Market dinilai telah hilang setelah hasil review MSCI dalam Market Classification Review 2026. MSCI masih mempertahankan status pasar modal Indonesia pada posisi Emerging Market.
Hans melihat hasil MSCI Accessibility Review, Indonesia sebenarnya menjadi salah satu negara yang termasuk paling baik aksesibilitasnya bagi investor asing. Berbagai langkah reformasi dianggap telah mendapat pengakuan dari MSCI.
"Melihat hasil MSCI Accessibility Review, Indonesia sebenarnya menjadi salah satu negara yang termasuk paling baik aksesibilitasnya bagi investor asing. Kekhawatiran investor akan risiko Indonesia turun dari Emerging Market ke Frontier Market telah menghilang pada MSCI Market Classification Review Juni 2026," ujar Hans dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).
Meski Indonesia sejauh ini tetap dipertahankan sebagai emerging market, MSCI tetap memberikan dua catatan terhadap aspek transparansi kepemilikan saham dan praktik coordinated trading. Lembaga penyedia indeks global itu akan kembali mengevaluasi perkembangan pasar modal Indonesia hingga jadwal peninjauan berikutnya pada November 2026.