Saat Soekarno menunaikan ibadah Haji, dia tidak melewatkan perhatiannya terhadap kondisi Masjidil Haram di Makkah. Sebagai seorang arsitek, Soekarno tergerak untuk memberikan sumbangan ide arsitektural kepada Pemerintah Arab Saudi agar membuat bangunan untuk melakukan salah satu ritual haji yaitu Sa'i, menjadi dua jalur dalam bangunan dua lantai.
Nampaknya, ide arsitektural tersebut menular hingga kini. Meskipun bukan lagi penyumbang ide, namun saat ini kontraktor asal Indonesia menjadi subkontraktor dalam renovasi Masjidil Haram, yaitu PT Wijaya Karya Tbk.
Bahkan, saat ini, salah satu perusahaan Arab Saudi juga telah menandatangani MoU dengan perusahaan BUMN lain, yaitu Wijaya Karya untuk membangun 8.000 perumahan di Arab Saudi.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.