Langka dan Mahal, Menteri Susi Sarankan Impor Garam
Dekati Masa Panen, Tak Perlu Lagi Panik soal Kelangkaan Garam!
Selain itu, Ratih menambahkan, kekhawatirannya akan usahanya bangkrut juga sudah mulai terasa olehnya. Sebab saat ini, dia pun telah mengurangi karyawannya akibat kelangkaan garam yang biasa ada enam orang, kini tersisa dua orang.
“Saya lakukan karena memang untuk kepentingan usaha kami tetap bertahan. Dan ini pun saya kadang membungkus garam sendiri setelah harus memecat karyawan,” tambah Ratih
(Widi Agustian)