Share

Raih Financial Close Proyek Pembangkit 117 Mw, PLTGU Senipah Dimodali BNI

Giri Hartomo, Okezone · Senin 09 Oktober 2017 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 09 320 1791761 raih-financial-close-proyek-pembangkit-117-mw-pltgu-senipah-dimodali-bni-AT6aDKzfVq.jpg Ilustrasi Pembangkit Listrik. (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Kartanegara Energi Perkasa (KEP) yang merupakan anak usaha dari PT Toba Sejahtera (Persero) akhirnya mencapai Financial Close untuk proyek ekspansi Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Senipah (PLTGU Senipah). Adapun financial close proyek PLTGU Senipah berkapasitas 117 Megawatt (mw) tersebut diraih pada tanggal 22 September 2017 lalu.

Direktur Keuangan KEP Juli Oktarina mengatakan, dengan diraihnya Financial close tersebut proyek ekspansi tersebut sudah bisa mulai dikerjakan. Adapun proyek PLTGU Senipah tersebut akan berkespansi dari 82 mw menjadi 117 mw.

"Financial Close ini merupakan langkah awal dimulainya proses konstruksi ekspansi PLTGU Senipah dari 82 mw menjadi 117 mw," ujarnya dalam acara presconfrence Financial Close Proyek Combind Cycle IPP PLTGU Senipah 117 mw di Energi Building Soehanna Hall, Jakarta, Senin (9/10/2017).

Baca Juga: Sip Deh, Anak Usaha Toba Bara Berhasil {Financial Close} PLTGU Senipah 117 Mw

Lebih lanjut Juli berharap agar proses konstruksi bisa berjalan dengan lancar. Sehingga target Commercial Operation Date (COD) pada September 2019 bisa tercapai. "Kami harapkan selama masa konstruksi ini tidak ada hambatan yang signifikan dan dapat mencapai target Commercial Operation Date (COD) pada bulan September 2019," jelasnya.

Dengan ekspansi kapasitas PLTGU Senipah tersebut kata Juli, nantinya akan dibiayai oleh dua bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Bank BNI dan Bank BRI. Di mana sebelumnya, pembiayaan proyek PLTGU Senipah ini hanya dibiayai oleh Bank BNI.

"Proyek IPP PLTGU Senipah saat ini dibiayai oleh Bank BNI sebagai mandated lead arranger & book runner, yang direncanakan akan bersindikasi dengan Bank BRI," kata Juli.

Sebagai informasi, PLTG Senipah saat ini menyalurkan listrik kepada PLN di wilayah Kalimantan Timur dan Utara melalui sistem jaringan transmisi Mahakam yang didistribusikan ke wilayah Kalimantan Timur termasuk Balikpapan, Samarinda, dan Tenggarong. Alasan diadakannya ekspansi PLTGU Senipah ini adalah untuk memenuhi proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik sekitar 10% per tahun di wilayah tersebut.

Adapun PPA PLTGU Senipah akan berlaku selama 25 tahun sejak COD Simple Cycle 82 mw (sampai dengan Maret 2040). Saat ini suplai bahan bakar Gas berasal dari Blok Mahakam/Total EP Indonesie & INPEX Corp. PT RCR Asia dan PT Truba Jaya Engineering telah ditunjuk menjadi kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) untuk proyek ekspansi ini

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini