JAKARTA - Pemerintah optimistis pembayaran non-tunai di seluruh gerbang tol pada akhir Oktober 2017 bisa tercapai. Pasalnya, hingga minggu kedua bulan Oktober, penggunaan non-tunai sebagai alat pembayaran tol menunjukan hasil yang positif.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Doni P Joewono mengatakan, untuk wilayah Jabodetabek saja, perkembangannya terus meningkat. Untuk 13 ruang tol yang berada di wilayah Jabodetabek, rata-rata penggunaan uang elektronik untuk pembayaran tol sudah mencapai angka diatas 80%.
Baca Juga: Keren! Pakai Sensor, Pengendara Bisa Bayar Tol dengan Kecepatan 80 Km/Jam di 2018
Menurut Doni, penetrasi penggunaan uang elektronik untuk pembayaran tol tergolong cepat. Karena pada Juni 2017 lalu penggunaan uang elektronik untuk pembayaran tol baru mencapai 28%.
"Jalan tol Jabodetabek ada 13 gerbang dan penetrasi non-tunai 80,75% ini data sampai 4 Oktober, tapi sampai 9 Oktober sudah 82%. Update prkembangan non tunai di jalan tol sangat cepat, juni 2017 itu baru 28%," ujarnya dalam Konfrensi pers di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (10/10/2017).