Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alhamdulillah... Pinnacle Invesment Resmi Jual ETF Berbasis Syariah di Bursa

Ulfa Arieza , Jurnalis-Kamis, 12 Oktober 2017 |10:51 WIB
<i>Alhamdulillah</i>... Pinnacle Invesment Resmi Jual ETF Berbasis Syariah di Bursa
Foto: Ulfa/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Saham syariah menjadi pilihan instrumen yang menarik bagi investor pasar modal. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri juga terus menggenjot pertumbuhan saham syariah. 

Melihat peluang ini, maka PT Pinnacle Persada Investama atau Pinnacle Invesment kembali memperluas platform reksadana yang dapat diperdagangan di pasar modal atau Exchange Traded Fund (ETF) dengan meluncurkan SMART ETF  keempat yang berbasis syariah, yaitu Pinnacle Enhanched Sharia ETF (XPES). 

Baca Juga: Mari Mendulang Untung dari Investasi ORI014

Dengan peluncuran XPES akan memberikan investor pilihan atas perusahaan di Indonesia yang berbasis syariah dan berkapitalisasi besar secara terdiversifikasi. 

Presiden Direktur dan CEO Pinnacle Invesment Guntur Putra mengatakan XPES adalah produk ETF keempat yang mereka luncurkan. Selain itu, Guntur menyebut kalau XPES adalah ETF berbasis syariah pertama di Indonesia yang menerapkan strategi Smart Beta.  

"XPES merupakan ETF ketiga yang kami luncurkan di tahun ini. Hal ini semakin menandakan komitmen kami untuk melanjutkan "legacy" dalam menerapkan inovasi dan teknologi di dalam proses investasi untuk memastikan produk investasi kami dapat diakses oleh seluruh investor dengan transparansi penuh secara efisien," ujarnya di Gedung BEI, Kamis (12/10/2017). 

 Baca Juga: Bermodal Fasilitas Pembiayaan Pendanaan Efek, BEI Berupaya Tingkatkan Transaksi Saham

Guntur melanjutkan, seluruh produk SMART ETF  didesain secara khusus untuk mendapatkan volatilitas yang lebih rendah dan imbal hasil dengan risiko yang sudah disesuaikan lebih tinggi untuk periode jangka panjang. 

"Hal ini akan memberikan kesempatan kepada investor untuk mendapatkan keuntungan kinerja investasi yang konsisten, likuid, transparan, dan 

terdiversifikasi sebagaimana yang ditawarkan melalui strategi SMART ETF dengan cara yang lebih mudah dan cost-effective," ujarnya. 

Sekadar informasi, saat ini ada 335 saham syariah yang tercatat pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Pada 30 Mei 2017 ada 20 saham syariah baru yang tercatat dan 18 saham yang keluar dari penghitungan ISSI.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement