Image

Ada GPN, Agus Marto: Margin Merchant Akan Baik

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 16:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827399 ada-gpn-agus-marto-margin-merchant-akan-baik-0bfCes8RZc.jpg Gubernur BI Agus Martowardjojo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Adanya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway (NPG) membuat perbankan harus menyesuaikan besaran biaya merchant discount rate (MDR). Penyesuian tersebut, nantinya akan dibebankan kepada pihak merchant.

Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan, persentase biaya transaksi pada mesin Electronic Data Capture (EDC) yang baru akan meringankan beban pihak merchant, pada akhirnya dapat meningkatkan selisih keuntungan pihak merchant. Pasalnya, selama ini untuk transaksi pada mesin EDC beda bank atau off us dikenakan biaya 2% hingga 3%.

"Kalau nanti itu akan efektif di kisaran 1% maka merchant marginnya akan baik, dan itu bagus untuk pengembangan ekonomi ke depan," ujarnya di Kompleks Bank Indonesia, Jumat (8/12/2017).

Agus Marto menjelaskan, beban biaya transaksi menggunakan mesin EDC tidak akan dibebankan kepada konsumen. Baik transaksi pada mesin EDC sesama bank atau on us, maupun transaksi pada mesin EDC beda bank atau off us.

"Mesti diingat di konsumen selama ini tidak terasa, tetapi merchant yang selama ini harus bayar antara 2%-3%," kata Agus.

Baca Juga: Indonesia Punya Gerbang Pembayaran Nasional, Ini Sederet Keuntungannya!

Menurut Agus, kebijakan tersebut sudah dipersiapkan dengan matang melibatkan pertimbangan dari berbagai pihak. Sehingga, tidak butuh waktu lama untuk bank maupun merchant menerapkan ketetapan baru itu.

"Begitu GPN efektif itu sudah bisa mulai diterapkan dan kita tahu bahwa di lembaga-lembaga switching sudah confirm bahwa acquring merchant sudah siap untuk melaksanakan," kata dia.

Sekadar informasi, setelah peluncuran GPN, terjadi perubahan biaya MDR untuk transaksi off us yang berdasarkan jenis industri. Sebelumnya, pihak merchant dikenakan biaya 2% hingga 3%.

Pada ketegori reguler atau ritel beban Merchant Discount Rate (MDR) bagi merchant untuk transaksi off us adalah 1%. Sementara untuk tarif MDR untuk transaksi off us pada sektor pendidikan adalah 0,75%.

Baca Juga: Gerbang Pembayaran Nasional Menanti 20 Tahun, BI: Biaya Transfer Lebih Murah

Sedangkan untuk tarif MDR pada transaksi off us di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dikenakan biaya sebesar 0,50%. Khusus untuk transaksi bantuan sosial (bansos) non tunai, pajak, paspor, dan donasi sosial atau nirlaba dikenakan biaya MDR 0% untuk transaksi off us dan on us, alias tidak dikenakan biaya.

Adapun pada transaksi on us, merchant harus menanggung biaya MDR sebesar 0,15% dari sebelumnya bebas biaya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini