Susi Pudjiastuti dan Legenda Penenggelaman 350 Kapal di Laut Indonesia

Lusia Widhi Pratiwi, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 09 320 1842326 susi-pudjiastuti-dan-legenda-penenggelaman-350-kapal-di-laut-indonesia-rUveVfxXRm.jpg Menteri KKP Susi Pudjiastuti (Foto: Instagram)

JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sudah meminta kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk menghentikan penenggelaman kapal. Menurutnya juga penenggelaman kapal sudah cukup dilakukan selama tiga tahun saja.

Tahun 2018 ini, pemerintah akan memastikan tidak akan melakukan penenggelaman kapal. Hal ini telah disampaikan langsung oleh Menko Luhut. Dia juga akan tetap mengenakan sanksi tegas berupa penyitaan kapal bagi kapal-kapal yang melanggar peraturan.

Baca juga: Dilarang Menko Luhut Tenggelamkan Kapal, Akun Twitter Susi Pudjiastuti Kebanjiran Simpati

Kini jargon ‘tenggelamkan’ bakal jadi cerita manis bagi anak cucu Tanah Air, betapa tegasnya Susi terhadap maling ikan di laut Indonesia. Berikut ini rangkuman dari Okezone mengenai fakta-fakta yang telah dilakukan Menteri Susi selama memberikan sanksi penenggelaman kapal dalam tiga tahun terakhir.

1.Menerima Penghargaan Maritim Tertinggi Dunia

Pada tahun 2017, Menteri Susi mendapatkan penghargaan maritim tertinggi di dunia, yakni Peter Benchley Ocean Awards atas visi dan kebijakan pembangunan ekonomi dan konservasi laut di Indonesia. Penghargaan tersebut tidak terlepas dari kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam menerapkan berbagai kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia yang meliputi pilar kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan.

Baca juga: Dilarang Tenggelamkan Kapal, Susi Pudjiastuti: Itu Bukan Kemauan Pribadi!

Beberapa kebijakan tersebut seperti kebijakan pemberantasan penangkapan ikan secara illegal, kebijakan yang melarang penangkapan lobster atau kepiting dan rajungan dalam ukuran tertentu, kebijakan yang melarang penggunaan alat penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Dalam semua kebijakan tersebut, dinilai telah berhasil memulihkan kondisi perikanan Indonesia menjadi lebih baik.

2. Mendapat Penghargaan Tingkat Global

Selain itu, Menteri Susi telah masuk daftar 100 perempuan inspirasional BBC tahun 2017 di tingkat global. Kali ini dia sebagai salah satu dari daftar 100 wanita inspirasional BBC, perusahaan penyiaran public Inggris Raya.

Daftar perempuan tersebut diambil dari berbagai lapisan kehidupan modern, mulai dari insinyur hingga industry kreatif dari olahraga hingga bisnis yang memiliki kekayaan bakat wanita dunia. Dalam rilisnya tersebut disebutkan bahwa Susi Pudjiastuti (52) merupakan wirausahawan sukses yang juga merupakan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia.

Baca juga: Menko Luhut Minta Menteri Susi Tak Tenggelamkan Kapal Lagi di 2018

3. Meraih Gelar Doctor dari ITS

Pada tahun 2017 juga Menteri Susi menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya. Sebagai seorang yang memiliki potensi professional yang tinggi dan cinta kepada laut serta memiliki tanggung jawab penuh sebagai seorang pejabat negara, legitimasi ini dinilainya sangat penting untuk meneruskan kebijakan yang dilakukan KKP untuk diteruskan.

Dengan adanya legitimasi ini, masih ada yang meyangsikan efektivitas kebijakan yang dibuat KKP. Penghargaan ini dinilai dapat menjadi motivasi lebih untuk meneruskan kebijakan yang telah dibuat.

4. Dikenal Dunia dalam Pemberantasan Illegal Fishing ‘Tenggelamkan’

Kunci utama yang dimiliki Menteri Susi adalah tidak membatasi diri dan menganggap diri berbeda hanya karena perbedaan gender. Berkat keberaniannya, selama tiga tahun dengan menegakkan kebijakan penenggelaman kapal, dia mulai dikenal duni dengan semboyan ‘tenggelamkan’. Menurutnya, semua orang memiliki hal untuk melindungi kedaulatan negara begitu juga untuk memperoleh perekonomian yang merdeka. Selain itu, Menteri Susi juga percaya selama perempuan membuka diri dan menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari hidupnya, tak ada yang tidak bisa mereka lakukan.

5. KKP Perlu Meningkatkan Kinerja Ekspor Sektor Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus meningkatkan kinerja ekspor sektor perikanan dengan cara mengatasi beragam hambatan dalam aktivitas produksi, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan yang berorientasi ekspor. Indikasi dan fakta menurunnya nilai dan volume ekspor perikanan yang terjadi sepanjang tahun 2017 perlu diantisipasi oleh pemerintah Indonesia. KKP harus mencari cara agar realisasi ekspor tahun ini bisa mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya.

KKP juga harus menjaga momentum meningkatnya stok ikan di laut Indonesia agar sejalan dengan peningkatan nilai ekspor karena hal itu dinilai juga akan mendorong perekonomian domestik. Berdasarkan data KKP juga nilai ekspor perikanan sampai September 2017 baru mencapai USD3,4 miliar dari target sebelumnya adalah USD5,1 miliar.

6. 350 Kapal Sudah Ditenggelamkan Selama akhir Tahun 2017

Memerangi Perikanan IUU bukanlah hal yang mudah. Dalam 3 tahun terakhir secara rutin Menteri Susi sudah menenggelamkan 315 perahu dan sampai November 2017 sudah menenggelamkan 350 kapal dari seluruh dunia. Sebagian besar kapal yang ditenggelamkan merupakan kapal milik negara tetangga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini