nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bom Guncang Surabaya, Citilink: Tak Ada Penumpang Batalkan Jadwal Penerbangan

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 17:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 14 320 1898168 bom-guncang-surabaya-citilink-tak-ada-penumpang-batalkan-jadwal-penerbangan-MQWtxNjA7p.jpeg Dirut Citilink Juliandra (Foto: Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Teror bom mengguncang Surabaya dalam waktu yang berdekatan. Serangan pertama, terjadi pada Minggu (13/5/2018) di tiga gereja yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jalan Arjuno. 

Malam harinya, teror bom kembali menyerang Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo. Sementara pagi hari, ini bom meledak di Polrestabes Surabaya sekira pukul 08.50 yang menyebabkan 10 korban luka. Akan tetapi, teror bom di Kota Pahlawan tersebut tidak menyurutkan minta masyarakat yang akan berkunjung ke Surabaya. 

Baca Juga: Ada Teror Bom, Sri Mulyani Yakinkan Investor Keamanan Indonesia

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan, tidak ada pengurangan jumlah maupun penundaan penerbangan ke Surabaya dari pihak maskapai. Pun tidak ada penumpang yang melakukan re-sechedule jadwal penerbangan ke Kota Pahlawan. 

"Artinya bahwa penumpang tetap percaya jika pemerintah dan petugas keamanan bisa mengatasi hal ini," ujarnya di Bandar Soekarno Hatta, Jakarta, Senin (14/5/2018). 

Beredar Foto-Foto Ledakan Diduga Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya

Juliandra melanjutkan, dengan adanya teror bom tersebut, pihak Citilink bekerjasama dengan maskapai lainnya serta otoritas bandar udara seperti Angkasa Pura bekerjasama untuk meningkatkan pengawasan. 

"Ada campaign juga yang kita keluarkan, kita lakukan kepada seluruh personil kita baik yang ada di office, airport maupun apron, untuk saling perhatikan proses kerja. Kalau melihat ada yang tidak biasa, baik yang dilakukan orang lain maupun proses kerja segera dilaporkan kepada petugas yang berwajib, yaitu aviation security," kata dia.

Baca Juga: Teror Bom Beruntun, Menperin: Kita Lawan dengan Investasi

Selain peningkatan pengawasan, pihak Citilink juga akan melakukan ramp check yang merupakan pemeriksaan rutin tahunan terutama menjelang mudik Lebaran. Ramp check akan dilakukan bersama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. 

"Kita setiap tahun memang melakukan ramp check. Supaya teman di lapangan ingat bahwa safety adalah prioritas," kata dia. 

Tim Inafis Olah TKP Bom Gereja Kristen Indonesia Surabaya

Juliandra mengimbau kepada penumpang untuk tetap tenang menyikapi teror bom tersebut. Dia mengatakan bahwa keselamatan penumpang adalah tanggung jawab bersama antara pihak maskapai, otoritas bandara, dan tentunya penumpang sendiri. 

Oleh karena itu, dia meminta agar penumpang mematuhi segala prosedur pemeriksaan oleh petugas. 

"Kami juga mengingatkan kepada penumpang jangan bercanda untuk hal-hal yang berbau safety. Isu tentang membawa bom dan yang lain, yang kadang kala diucapkan secara tidak sadar atau guyon. Tapi guyon apapun kalau itu mengganggu keamanan kita akan lakukan sesuai prosedur," tutup dia. 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini