Juliandra melanjutkan, dengan adanya teror bom tersebut, pihak Citilink bekerjasama dengan maskapai lainnya serta otoritas bandar udara seperti Angkasa Pura bekerjasama untuk meningkatkan pengawasan.
"Ada campaign juga yang kita keluarkan, kita lakukan kepada seluruh personil kita baik yang ada di office, airport maupun apron, untuk saling perhatikan proses kerja. Kalau melihat ada yang tidak biasa, baik yang dilakukan orang lain maupun proses kerja segera dilaporkan kepada petugas yang berwajib, yaitu aviation security," kata dia.
Baca Juga: Teror Bom Beruntun, Menperin: Kita Lawan dengan Investasi
Selain peningkatan pengawasan, pihak Citilink juga akan melakukan ramp check yang merupakan pemeriksaan rutin tahunan terutama menjelang mudik Lebaran. Ramp check akan dilakukan bersama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.
"Kita setiap tahun memang melakukan ramp check. Supaya teman di lapangan ingat bahwa safety adalah prioritas," kata dia.
