Berpartisipasi dalam HUT ADPI, MNC Asset Incar 37% Dana Pensiun

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 12:25 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 26 320 1955748 berpartisipasi-dalam-hut-adpi-mnc-asset-incar-37-dana-pensiun-iKRjVGPLa2.jpg Foto: Giri Hartomo (Okezone)

JAKARTA - MNC Asset Management ikut berpartisipasi dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) ke-33. Partisipasi ini juga merupakan salah satu langkah untuk mempererat kerjasama antara perusahaan dengan ADPI.

Sebab, perayaan HUT ke-33 Perkumpulan ADPI tidak hanya sebatas selebrasi, tetapi juga bertujuan untuk mempererat ikatan kebersamaan anggota Perkumpulan ADPI dengan Miitra seperti Manajer Investasi, Perbankan, serta pelaku jasa keuangan lainnya, yang diharapkan dapat memperkokoh eksistensi Perkumpulan ADPI.

 Baca Juga: Antisipasi Investasi Bodong, MNC Asset Adakan Investor Gathering

Chief Marketing Officer MNC Asset Management Febriyani S Yahya mengatakan, dalam sebuah kerjasama diperlukan sebuah kepercayaan. Apalagi kerjasama ini sifatnya adalah investasi yang membutuhkan kepercayaan sebagai pondasinya.

"Asosiasi dana pensiun kita berpatisipasi dengan mengelola dana umat dan bekerja sama dengan beberapa Asset Mangement termasuk MNC," ujarnya saat ditemui dalam acara HUT ADPI di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

 

Febri juga meyakini dengan mempererat kerjasama ini pengelolaan dana investasi di MNC Asset semakin bertumbuh. Khususnya pengelolaan investasi yang berasal dari dana pensiun di ADPI.

"Saat ini ADPI 200 lebih dan Alhamdullilah 30% jadi nasabah MNC Asset artinya apa kita bekerjasama dengan mereka biar dana kelola kita meningkat dengan ADPI ini," ucapnya.

Febri membeberkan, hingga akhir tahun pihaknya menargetkan bisa mengelola dana hingga Rp7 triliun. Hingga bulan Agustus sudah mencapai Rp6,5 triliun yang mana 35% di antaranya berasal dari dana pensiun.

"Dana kelola MNC Asset Rp6,5 triliun dan dana pensiun itu seperi asuransi kaya dana kelola kita. Sampai akhir tahun itu target seluruhnya sekitar Rp7 triliun di mana Rp6,5 triliun itu hampir setengah 37% itu dana kelola pensiun," jelasnya.

 

Untuk mengajar target tersebut pihaknya sudah menyiapkan beberapa langkah. Salah satunya adalah dengan menggandeng labih banyak lagi, mengumpulkan lebih banyak lagi dana pensiun untuk investasi.

"Dengan dana pensiun ini untuk kita kerjasama dengan ADPI ini kita membutuhkan fintech. Artinya kenapa kita butuh investasi, dana pensiun supaya mereka lebih paham dan mereka bisa melakukan investasi secara bulanan," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini