Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deflasi September 0,18% Dipicu Penurunan Harga Telur hingga Cabai Rawit

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 01 Oktober 2018 |13:17 WIB
Deflasi September 0,18% Dipicu Penurunan Harga Telur hingga Cabai Rawit
Deflasi (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

Sementara itu, komoditas pendidikan, rekreasi, dan olahraga menjadi yang mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,54% dengan andil pada inflasi nasional sebesar 0,04%. "Hal ini karena terjadinya kenaikan uang kuliah akademi dan perguruan tinggi sebesar 0,02%," sebutnya.

 Kenaikan Harga Telur Beri Andil Signifikan untuk Inflasi Desember Lalu

Adapun kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau mengalami inflasi 0,29% dengan andil 0,05% kepada inflasi nasional. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami inflasi 0,21% dengan andil inflasi nasional 0,05%.

Serta kelompok kesehatan mengalami inflasi 0,41% dengan andil 0,02% terhadap nasional. Sedangkan kelompok sandang mengalami deflasi 0,27% dengan andil sebesar 0,02%.

Adapun untuk komponen inti pada September 2018 mengalami inflasi sebesar 0,28%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender Januari-September 2019 sebesar 2,38% dan tingkat inflasi komponen inti year on year sebesar 2,82%.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement