Share

Bermodal Rp5,9 Miliar, Kino Indonesia Bikin Anak Usaha di Kamboja

Kamis 04 Oktober 2018 11:47 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 04 278 1959535 bermodal-rp5-9-miliar-kino-indonesia-bikin-anak-usaha-di-kamboja-1SaCkEnmWR.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Perluas penetrasi pasar di luar negeri, PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akhirnya mendirikan perusahaan patungan di Kamboja.

Lewat anak usahanya, Kino International Pte. Ltd. bermitra dengan VSCP Investment Co. Ltd. mendirikan Kino Care Consumer (Cambodia) Co., Ltd. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya.

 

Disebutkan, nilai transaksi pendirian perusahaan patungan ini adalah Kino International Pte. Ltd senilai 816 juta riel Kamboja dan VSCP Investment Co., Ltd. 784 juta riel Kamboja sehingga total mencapai 1,6 miliar riel Kamboja, atau setara dengan Rp5,92 miliar.

”Pendirian usaha ini ditujukan untuk distribusi dan penjualan produk KINO di Kamboja. Manajemen menilai Kamboja adalah pasar baru yang memiliki potensi menjanjikan untuk dikembangkan," kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Kino Indonesia Budi Muljono seperti dikutip Harian Neraca, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

 Baca Juga: Produk Kino Indonesia Raih Sertifikat Halal

Tata cara pengalihan saham dilakukan melalui penyetoran modal pada usaha patungan oleh para pihak. Adapun sumber dana yang digunakan oleh Kino International Lte. Ltd. berasal dari kas internal.

Penyetoran modal oleh Kino International itu tidak memberikan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan tersebut maupun KINO. Pendirian perusahaan patungan diharapkan akan memberikan imbal hasil yang positif secara langsung bagi kondisi keuangan konsolidasian KINO.

 

Dirinya berharap, pembentukan usaha patungan ini dapat memberikan prospek yang menjanjikan bagi para pihak karena memiliki keahlian di bidangnya sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masing-masing pihak.

Asal tahu saja, PT Kino Indonesia Tbk tahun ini menargetkan pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi dengan mematok pertumbuhan pendapatan sekitar 10% dan laba bersih tumbuh 35%,

”Optimis pendapatan tumbuh dikarenakan kinerja yang positif di kuartal pertama,” kata Presiden Direktur Kino Indonesia Harry Sanusi.

 Baca Juga: Kino Anggarkan Rp250 Miliar untuk 70 Produk Baru

Perseroan mengganggarkan belanja modal tahu ini sebesar Rp120 miliar. Belanja modal tahun ini meningkat dibandingkan dengan belanja modal tahun 2017 kemarin sebesar Rp80 miliar.

”Ada sisa dana dari initial public offering sekitar Rp300 miliar. Kami akan pakai itu untuk capex,” kata Direktur Keuangan KINO Peter Chayson.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini