nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sosialisasikan Asuransi Digital, MNC Life Edukasi Mahasiswa Universitas Bunda Mulia

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Sabtu 03 November 2018 18:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 03 320 1972928 sosialisasikan-asuransi-digital-mnc-life-edukasi-mahasiswa-universitas-bunda-mulia-frwXCgBdAF.jpeg Literasi Keuangan di Universitas Bunda Mulia (Foto: Vanni/Okezone)

JAKARTA - Pesatnya perkembangan era digital saat ini mendorong MNC Life giat melakukan sosialisasi asuransi yang saat ini bisa diakses secara online.

Direktur Penjualan dan Pemasaran MNC Life Aldi Rinaldi mengatakan, kegiatan edukasi ini tidak hanya dilakukan sebagai sosialiasi asuransi, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial MNC Life terhadap rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia khususnya dalam hal penggunaan asuransi.

“Jadi pada dasarnya MNC Life bekerja sama dengan Universitas Bunda Mulia memberikan kuliah umum yg berjudul Digital Insurance Management. Artinya memberikan literasi ataupun pendidikan kepada para mahasiswa bagaimana memberikan kiat-kiat digitalisasi,” Ujarnya dikampus Universitas Bunda Mulia, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018).

Baca Juga: MNC Life Luncurkan Asuransi MNC MaxPro

Pantauan Okezone dalam acara kuliah umum ini diikuti oleh 110 mahasiswa dari program studi manajemen fakultas ilmu sosial dan humaniora Universitas Bunda Mulia.

Menurut Aldi sekarang ini banyak mahasiswa yang mengatas namakan kaum milenial ini bisa berperan aktif terutama dalam rangka pembangunan negara ini, terutama salah satunya kalo kita bicara mengenai industri asuransi yaitu MNC Life.

“Industri asuransi MNC Life adalah asuransi yang bisa bermanfaat bagi kaum milenial. Harapannya bahwa asuransi ini bisa menjadi bentuk gaya hidup bagi generasi milenial dimana memang asuransi menjadi kebutuhan yg mendasar dalam memberikan proteksi kepada mahasiswa tentunya kesadaran kepada milenial tentang pentingnya membeli produk-produk asuransi,” ucapnya.

life

Selain itu, Aldi mengatakan perkembangan digital asuransi di Indonesia saat ini sudah berkembang cukup pesat yang dimana artinya setiap orang sudah harus antisipasi terutama dengan perubahan, pola pikir, behaviour, perilaku masyarakat yang mengarah pada digitalisasi yang menganggap proses apapun menjadi lebih singkat dan mudah dilakukan. Lebih lanjut Aldi pun mengungkapkan bahwa MNC Life sudah memiliki suatu program digitalisasi.

“Dan kita juga mengenalkan bagaimana MNC Life juga sudah memiliki suatu program digitalisasi yaitu aplikasi siaga yang memang sangat mudah aplikasinya untuk umum. Untuk membeli proteksi perlindungan asuransi kecelakaan. Kemudian ada juga oportunity bagi kaum milenial yang kita sebut dgn I Lucky Reseller, dimana mereka bisa berkontribusi dalam asuransi dengan melakukan penjualan asuransi melalui program i lucky reseller itu,” lanjutnya.

Kemudian dia menjelaskan kegiatan MNC Life akan menjadi kegiatan rutin untuk mensosialisasi asuransi digital supaya semangat anak muda semakin sadar dengan kepemilikan asuransi.

Baca Juga: Gandeng JTO Finance, Ini Keuntungan MNC Life Perluas Pasar Produk Asuransi

“Kegiatan ini akan kami adakan rutin, supaya semangat anak muda semakin aware dengan kepemilikan asuransi, penggunaan asuransi, yang saat ini bisa dilakukan secara online. Kita fasilitasi kebutuhan masyarakat secara digital, apalagi ini semua pesertanya anak-anak muda, ya mereka harus mulai paham bahwa proteksi diri dengan asuransi itu penting. Hari gini ga punya asuransi? ga kerena ah kalau ga punya asuransi,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan kesadaran milenial saat ini akan pentingnya asuransi, lanjut Aldi. Dia akan mengedukasi kaum milenial bahwa pentingnya membeli produk asuransi. Dia berharap bahwa mahasiswa atau anak-anak muda jaman sekarang harus mempunyai asuransi.

“Saya harap sekali lagi bahwa asuransi ini harus bisa menjadi gaya hidup bagi kaum milenial. Kalo gak punya asuransi gak gaya,” pungkasnya

Data dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mencatat bahwa dari 100 orang Indonesia, hanya 12 yang menggunakan produk asuransi atau dengan kata lain hany 12% utilitas asuransi di Indonesia. Rendahnya minat masyarakat terhadap asuransi disebabkan oleh kurangnya edukasi dan sosialisasi tentang asuransi serta akses berasuransi di daerah yang masih terbatas.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini