nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gubernur BI Prediksi Inflasi Akhir 2018 Sebesar 3,2%

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 09 November 2018 18:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 09 20 1975714 gubernur-bi-prediksi-inflasi-akhir-2018-sebesar-3-2-cc03NJYxUv.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Heru/Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan inflasi nasional selama 2018 sebesar 3,2% (year on year/yoy). Proyeksi tersebut berdasarkan survei pemantuan harga minggu pertama November yang inflasinya masih cukup rendah 0,16% (month to month/mtm).

"Jadi, itu berdasarkan survei pemantauan harga minggu pertama November ini. Sejumlah komoditas penyumbang inflasi antara lain komoditas bawang merah, beras, bensin dan emas perhiasan," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Baca Juga: Fakta-Fakta Laju Inflasi Selama Oktober 2018

Dia menjelaskan, kalau deflasinya tercatat ayam ras, kemudian terkait juga sayur sayuran. Dengan perkembangan inflasi yang rendah ini BI perkirakan akhir tahun inflasi itu akan lebih rendah lagi dari perkiraannya semula akhir tahun itu bisa 3,2% yoy.

"Sehingga ini juga akan mendorong bahwa tekanan inflasi 2019 juga lebih rendah dari perkiraan kami sebelumnya. 2019 perkirakan 3,6% yoy," ungkapnya.

Baca Juga: BI : Harga Bensin Picu Inflasi tapi Masih Terkendali

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Oktober 2018 terjadi inflasi sebesar 0,28% (month to month/mtm). Berbalik dari bulan September 2018 yang mengalami deflasi sebesar 0,18% mtm.

Adapun inflasi tahun kalender Januari hingga Oktober 2018 adalah 2,22% (year to date/ytd). Sementara, inflasi tahunan Oktober 2018 sebesar 3,16% (year on year/yoy).

 (Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini