nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Proyek Infrastruktur Digencarkan, Sistem Keamanan dan Keselamatan Umum Harus Terintegrasi

Sindonews, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 16:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 07 320 1988228 proyek-infrastruktur-digencarkan-sistem-keamanan-dan-keselamatan-umum-harus-terintegrasi-xE8QcWcfrD.jpg (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Indonesia diperkirakan menjadi negara dengan ekonomi ketujuh terbesar dunia pada 2030 mendatang, didukung oleh populasinya yang besar. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat itu, salah satu strategi yang diambil pemerintah adalah dengan fokus pada pembangunan infrastruktur umum.

Namun, diakui bahwa pembangunan infrastruktur saja tidak cukup. Diperlukan juga pembangunan dari aspek lainnya untuk menyeimbangkan pertumbuhan di bidang ekonomi.

"Salah satu faktor yang berpengaruh adalah stabilitas keamanan publik," ungkap President Director PT Adhouse Clarion Events Toerangga Putra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/12/2018).

Dengan makin pesatnya pembangunan yang ada, lanjut Toerangga, masyarakat membutuhkan sistem keamanan dan keselamatan umum yang lebih terintegrasi. Namun, tegas dia, tugas memelihara keamanan dan menjaga ketertiban bukanlah tugas yang mudah dan menjadi tanggung jawab bersama.

Baca juga: Indonesia-Belanda Fokus Realisasikan Pembangunan Tanggul Laut Jakarta

Melihat dari Udara Pembangunan Jembatan Musi IV Palembang yang Terus Dikebut

Terkait dengan itu, PT Adhouse Clarion Events bersama dengan Divisi Humas Polri dan didukung oleh Asosiasi Industri System Keamanan Indonesia (aAikindo), Asosiasi Pengusaha Teknologi Informatika Nasional (Aptiknas), American Society for Industrial Security (ASIS), Asosiasi System Integrator dan Security Indonesia (Asisindo), Building Engineer Association (BEA), Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi), Ikatan Engineers Indonesia (Ikei) mencoba mengambil peran untuk menjembatani tercapainya sistem keamanan publik yang lebih aman dan sistematis melalui sebuah event yang dinamai Public Safety Indonesia.

Gelaran yang akan diadakan pada tanggal 27 Februari hingga 1 Maret 2019 mendatang itu mencakup tiga kegiatan yaitu Police Leadership Forum and Congress, Public Safety Indonesia Conference, dan pameran.

Pameran Public Safety Indonesia yang akan berlangsung selama tiga hari ini berfokus pada infrastruktur fisik, peralatan keamanan siber, serta layanan jasa keamanan dari perusahaan dalam dan luar negeri.

"Harapan dari kegiatan adalah dapat menjadi sarana akses dan pertemuan berbagai merek terkemuka di bidang public safety dan sistem integrator domestik bagi para tamu undangan VIP dan perwakilan dari Polri," paparnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini