Ada SPBU BP, BPH Migas: Silakan Bersaing Secara Sehat

Mulyani, Jurnalis · Selasa 11 Desember 2018 19:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 11 320 1989912 ada-spbu-bp-bph-migas-silakan-bersaing-secara-sehat-lfPanvIYzN.jpg Foto: Penampakan SPBU BP (Hambali/Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas M Fanshurullah Asa menuturkan bahwa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) harus bersaing secara sehat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Silakan bersaing secara sehat, karena wilayah Indonesia sangat luas dan membutuhkan banyak SPBU," ujar Fanshurullah di Gedung BPH Migas, Selasa (11/12/2018).

 Baca Juga: Pom Bensin BP Hadir di Indonesia, Produk Bensin Apa yang Dijual?

Di samping penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa, Indonesia membutuhkan minimal 1,6 juta konsumsi BBM per hari.

Menurut data BPH Migas, rasio BBM dengan luas wilayah Indonesia yang luas yakni 1:34 atau 1 SPBU mengcover 34 km persegi di Jawa, sedangkan di luar Jawa rasionya 1:500 atau 1 SPBU mengcover kurang lebih 500 km persegi. Jika dibandingkan dengan negara maju atau negara tetangga, 1 SPBU hanya mengcover kurang lebih 10 km persegi.

Baca Juga: SPBU BP Masih Sepi, Ini Daftar Harga BBM yang Dijual

Fanshurullah menuturkan, siapapun punya hak untuk membuat SPBU asalkan tidak menjual Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti premium maupun solar subsidi.

Seperti yang kita tahu, persaingan badan usaha penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) semakin meningkat. Apalagi ditambah dengan kehadiran SPBU BP di Indonesia, yang menambah warna pilihan SPBU bagi konsumen.

 Baca Juga: Bakal Ada 350 SPBU BP di RI

SPBU BP merupakan hasil kerja sama dari PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dengan BP yang sebelumnya dikenal sebagai British Petroleum. SBPU ini identik dengan warna hijau, hal ini tentu membuat warna-warni persaingan usaha penyalur BBM. Di mana Shell lebih ke SPBU kuning dan Pertamina kuat dengan warna merahnya.

"Silakan berkompetisi, yang penting jaga kualitas karena itu bagian dari amanah UU Migas. Pemerintah pun mesti menjamin dan distribusi BBM," kata Fanshurullah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini