Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesan Presiden Jokowi soal Bansos: Jangan Tergesa-gesa

Koran SINDO , Jurnalis-Senin, 21 Januari 2019 |09:54 WIB
Pesan Presiden Jokowi soal Bansos: Jangan Tergesa-gesa
Presiden Jokowi (Foto: Setkab)
A
A
A

Jawa Barat merupakan penerima bantuan PKH terbesar ketiga di Indonesia. Tahun 2018 menerima Rp2,8 triliun yang disalurkan kepada 1.537.418 KPM, sedangkan pada tahun 2019 meningkat menjadi Rp5,1 triliun.

Bantuan PKH tahap I yang akan disalurkan di Jawa Ba rat mencapai Rp1,9 triliun. Sementara itu Menteri Sosial (Mensos) Agus Gu miwang Kartasasmita mengatakan tahun 2019 alokasi anggaran PKH ditingkatkan menjadi Rp34,4 triliun dari sebelumnya Rp19,2 triliun pada 2018.

Indeks bantuan sosial PKH tahun 2019 disesuaikan dengan beban kebutuhan keluarga pada aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

“Pendamping mengarahkan KPM agar memanfaatkan bantuan PKH untuk keperluan produktif. Di antaranya meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui pembelian pangan yang mendukung peningkatan gizi,” kata Mensos.

Selanjutnya meningkatkan partisipasi sekolah bagi anak-anak agar dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Terakhir mengarahkan para KPM mewujudkan kemandirian ekonomi agar tidak tergantung pada bantuan PKH,” jelasnya.

Pihaknya pun terus mendorong KPM PKH agar dapat sejahtera mandiri. Pada tahun 2018 sebanyak 621.789 KPM PKH dinyatakan lulus dari kepesertaan PKH.

“Tahun 2019 menargetkan KPM PKH lulus sebanyak 7,93%. Upaya tersebut dilakukan melalui pelaksanaan pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) atau Familly Development Session (FDS),” tuturnya.

Agus mengatakan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan mengalami penurunan. Jumlah penduduk miskin di Indonesia menjadi 25,67 juta orang atau 9,66% per September 2018. Angka tersebut menurun bila dibandingkan dengan per Maret 2018 yang sebesar 25,95 juta orang atau 9,82%.

“Kenaikan anggaran bantuan PKH pada 2019 diharap kan dapat kembali menurunkan angka kemiskinan secara signifikan,” katanya. (Dita Angga)

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement