Hati-Hati terhadap Penipuan CPNS 2019, Perhatikan Ini!

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 21 Juni 2019 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 21 320 2069317 hati-hati-terhadap-penipuan-cpns-2019-perhatikan-ini-Gp2O7npXS5.jpeg Foto Tes CPNS (Kemenpan RB)

JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta masyarakat untuk hati-hati dengan modus penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Modus penipuan belakangan banyak tersebar di sosial media ataupun dunia nyata.

Kepala Biro Humas Badan Kepagawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, masyarakat harus hati-hati dan teliti terhadap informasi yang beredar tentang penerimaan CPNS. Karena ada wacana pembukaan CPNS 2019 membuat para oknum banyak melakukan penipuan.

“Sampai saat ini Panselnas belum menerima arahan tentang CPNS 2019,” ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Baca Juga: Kapan Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka? Ini Kata BKN

Menurut Ridwan, ketika mendapatkan informasi tentang CPNS harus diteliti dengan seksama. Pertama, pengumuman CPNS 2019 hanya dilakukan oleh pemerintah lewat website resmi.

“Website yang bisa dipercaya adalah yang domainnya go.id milik pemerintah,” ucapnya.

Kemudian, tanda tangan pada surat pengumuman juga harus diperhatikan. Sebab, saat ini pemerintah hanya menggunakan tanda tangan digital dan tidak lagi menggunakan tanda tangan basah.

“Kami sudah memakai tanda tangan digital. Sudah tidak memakai tanda tangan (konvensional lagi),” jelas Ridwan.

Perbedaan lainnya adalah dari sisi nama kota. Masyarakat diminta jeli untuk melihat nama kota yang ada di surat tersebut, jikalau masih memakai nama yang lama maka sudah dipastikan itu Hoax.

Baca Juga: Beredar Surat Penerimaan CPNS 2019, BKN: Hoax

“Misalnya ada di daerah Ujung Pandang itu hoax karena kita sekarang udah namanya Makassar,” ucapnya.

Selanjutnya, ada pada nama orang yang menandatanganinya. Jika Kepala BKN diembel-embeli oleh jabatan lain sudah dipastikan hoax.

“Misalnya ada Kepala BKN Analis Kepegawaian itu udah pasti hoax,” ucapnya.

Lalu yang paling terakhir adalah jika ada pihak yang meminta uang jaminan agar lulus CPNS sudah dipastikan itu adalah penipuan. Meskipun uang tersebut diminta saat masyarakat sudah menerima Nomor Induk Pegawai (NIP).

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini