nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banggar DPR Desak Rupiah Jadi Rp6.500/USD pada 2020

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 15:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 08 20 2076108 dpr-minta-rupiah-ke-rp6-500-usd-pada-2020-wPzFtAVmP5.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Salah satu yang disetuji yakni nilai tukar Rupiah berada pada level Rp14.000-Rp14.500 per USD.

Meski sudah disetujui, Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR John Kenedy Azis meminta pemerintah supaya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di 2020 harus bisa mencapai level Rp6.500.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 2020 Disepakati 5,2%-5,5%, Sri Mulyani Lapor Jokowi

"Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada 2020 diperkirakan pada kisaran Rp14.000-Rp14.500 per USD. Namun fraksi Partai Gerindra meminta pemerintah untuk optimistis bisa membuat nilai tukar rupiah menjadi Rp6.500 per dolar AS," ujar dia Selasa (7/8/2019).

Dia menuturkan bahwa Partai Gerindra menginginkan Pemerintah untuk menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat seperti masa kepemimpinan Presiden Habibie.

Baca Juga: Badan Anggaran DPR RI Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2020

"Di mana kurs dapat berubah dari Rp16.600 per satu dolar AS, menjadi Rp6.500 per satu dolar AS," kata dia.

Adapun beberapa faktor yang diperkirakan sangat berpengaruh terhadap pergerakan nilai tukar rupiah pada 2020 sebesar Rp14.000-Rp14.500.

"Antara lain risiko berlanjutnya trade war dampaknya pada volume perdagangan dan pertumbuhan ekonomi dunia, di tengah perlambatan ekonomi global.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyepakati asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Di mana, pertumbuhan ekonomi dipatok kisaran 5,2%-5,5%.

Terkait hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa hasil kesepakatan rapat kerja kali ini akan dibawa pada sidang kabinet bersama Presiden Joko Widodo.

"Jadi, hasil persetujuan mengenai asumsi makro RAPBN 2020 yang telah disetujui oleh Banggar ke Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet yang digelar pada hari ini," ujar dia.

Dia menuturkan, dengan penyelesaian panja ini, Kemenkeu akan finalisasi nota keuangan. Dan pihaknya akan berterimakasih kepada anggota Banggar yang telah bekerja keras untuk menyetujuin asumsi makro RAPBN 2020 ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini