nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Ambruknya Tol BORR, PT PP Pecat General Manager Proyek

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 17:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 19 320 2081117 imbas-ambruknya-tol-borr-pt-pp-pecat-general-manager-proyek-3baAlhZkWH.jpg Jalan tol BORR (KPUPR)

JAKARTA - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk memastikan akan mengikuti rekomendasi dari pemerintah dan juga komite keselamatan konstruksi terkait robohnya framework proyek jalan tol lingkar luar Bogor alias Bogor Outer Ring Road (BORR) beberapa waktu lalu. Khususnya sanksi untuk petugas yang ada di lapangan dan juga konsultan.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT PP (Persero) M Aprindy mengatakan, pihaknya telah menjalankan rekomendasi dari Komite (KK) dan juga Kementerian PUPR untuk memberhentikan sanksi kepada General Manager proyek tol BORR. Dirinya pun meakili jajarana managemen mengucaokam permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan.

 Baca juga: 8 Rekomendasi Komite Keselamatan Konstruksi atas Insiden Ambruknya Tol BORR

"Kami mohon maaf atas kejadian kemarin. Kami telah melakukan tindakan baik itu bersifat punishment juga tindakan preventif," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (19/8/2019).

 Tol BORR

Aprindy menambahkan, selain melakukan punishment terhadap petugas di lapangan, pihaknya juga berupaya untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas keamanan telah dilaksanakan. Hal ini juga sesuai dengan rekomendasi yang diberikan Komite Keselamatan Konstruksi (K2) juga telah dipenuhi.

 Baca juga: Tak Hanya Tol BORR, PUPR Akan Sidak Semua Proyek Jalan Layang

"Dewan komisaris kami pada hari Kamis juga sudah ke lapangan dan hari Sabtu nanti kami akan mengumupulkan unutk mereview metode kerja. Mudah-mudahan ke depan hal serupa tidak terjadi," jelasnya.

Sebagai informasi sebelumnya, Komite K2 telah memberikan sebelas rekomendasi kepada PT Marga Sarana Jabar, anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang juga selaku pemilik proyek Tol BoRR.

 Baca juga: Kerugian Beton Proyek Tol BORR Ambruk Capai Rp1 Miliar

Salah satu rekomendasi yang diberikan yakni mengganti general manager kontraktor pelaksana dan tim leader konsultan manajemen konstruksi (MK), PT Indec KSO.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan, pihaknya merekomendasikan agar pihak terkait dikenakan sanksi karena ini merupakan kelalaian dalam lemahnya pengawasan. Sanksi ini direkomendasikan untuk diberikan kepada kontraktor pelaksana yakni PT PP (Persero) Tbk. dan konsultan PT Indec KSO.

Syarif menambahkan bahwa sanksi pergantian ini akan dilakukan sampai dengan tingkat general manager untuk kontraktor pelaksana dan team leader untuk konsultan.

“Kita minta supaya tingkat manager kotraktor dan konsultan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini