Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjalanan Panjang Perpres Mobil Listrik: Molor, Diwarnai Perdebatan hingga Diteken Jokowi

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2019 |11:01 WIB
Perjalanan Panjang Perpres Mobil Listrik: Molor, Diwarnai Perdebatan hingga Diteken Jokowi
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

Memasuki pertengahan Juli-Agustus 2019, perpres mobil listrik ini memasuki tahap finalisasi. Dalam tahapan ini, muncul ada perdebatan antar menteri.

Penerbitan beleid ini sempat disebut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, ada perdebatan antara menteri yang setuju dan tidak. Di samping itu, aturan mobil listrik juga sempat masih dalam pembahasan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, karena belum mengeluarkan aturan terkait insentif fiskal terhadap mobil listrik.

 Baca Juga: Soal Perpres Mobil Listrik, Jokowi: Belum Sampai ke Meja Saya

Namun, pada akhirnya hal tersebut sudah selesai. Hambatan dalam penyusunan perpres mobil listrik rampung.

"Itu masalah proses administrasi, semua paraf. Jadi tidak ada hambatan lagi," ujar Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin 5 Agustus 2019.

Seperti yang diketahui, Presiden Joko Widodo telah menandatangani peraturan presiden (perpres) tentang percepatan mobil listrik. Bahkan, ia sudah meneken perpres tersebut pada Senin 5 Agustus 2019. Jokowi ingin mendorong percepatan industri automotif yang ramah lingkungan di Indonesia.

"(Perpres mobil listrik) oh sudah. Sudah-sudah. Sudah saya tanda tangani hari Senin pagi," kata Jokowi ketika berada di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Baca Juga: Menteri Airlangga: Perpres Mobil Listrik Ditargetkan Tahun Ini

Kepala Negara meminta jajarannya mendorong agar industri automotif segera merancang dan mempersiapkan untuk membangun industri mobil listrik.

"Kita tahu 60%dari mobil listrik kuncinya ada di baterainya, dan bahan untuk membuat baterai ada di negara kita," ucap Jokowi.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement