nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Anjlok, Banyak Garam Industri Dibuang ke Sungai

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 17:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 14 320 2091911 harga-anjlok-banyak-garam-industri-dibuang-ke-sungai-XUZIbT0VH6.jpg Ilustrasi Petambak Garam (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menerima laporan mengenai anjloknya harga garam di tingkat petani di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu laporan dari petani di Surabaya mengenai anjloknya harga garam di Jawa Timur.

Baca Juga: KPPU Heran Pengusaha Tak Keberatan soal Garam Impor

Komisioner KPPU Guntur Saragih mengatakan, anjloknya harga garam ini membuat garam produksi petani tidak terjual. Alhasil banyak garam produksi petani yang di buang ke sungai.

“Pertama tidak hanya anjlok ada yang tidak bisa jual ada yang (garamnya) dibuang ke sungai,” ujarnya di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Baca Juga: Harga Anjlok, KPPU Minta Penjelasan Importir Garam

Menurut Guntur, pihaknya akan melakukan follow up terkait kasus ini. Jika nantinya ditemukan pelanggaran hukum, maka KPPU akan melakukan gugatan kepada pelaku usaha.

Selain itu, KPPU juga meminta pemerintah untuk memperbaiki regulasi impor. Selain itu harga jual garam produksi petani dan impor juga harus dibedakan dan tentunya harus mengutamakan produksi dalam negeri.

“Follow up kami akan lihat adakah pelanggaran hukum pelaku usaha. Dan kebijakan pemerintah,” ucapnya.

Menurut Guntur secara ekonomi garam impor lebih kompetitif dan murah harganya dibandingkan garam produksi petani. Oleh karena itu para pelaku industri memilih untuk membeli garam impor sisa.

Karena kalah bersaing, banyak garam produksi petani yang tidak terjual. Bahkan ada beberapa garam industri produksi petani yang dibuang ke sungai.

“Pemerintah diminta membuat tarif. Membuat harga garam impor ini lebih mahal dibandingkan lokal. Kalau sekarang garam lokal itu tidak akan kompetitif,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini