nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Sindir Emak-Emak yang Suka Barang Impor

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 19:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 15 320 2092438 presiden-jokowi-sindir-emak-emak-yang-suka-barang-impor-bYUNluyaqJ.jpeg Presiden Jokowi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melempar sindiran kepada ibu-ibu yang kerap membeli barang-barang dari luar negeri alias impor. Menurutnya, hal tersebut menyebabkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Jangan Sampai Pasar RI Dikuasai Merek-Merek Luar

Asal tahu saja, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan neraca perdagangan pada Juli 2019 mengalami defisit tipis sebesar USD63,5 juta. Realisasi ini membaik bila dibandingkan neraca perdagangan Juli 2018 yang defisit sebesar USD2,01 miliar.

Presiden Jokowi Minta PLN Segera Bereskan Soal Matinya Listrik secara Massal

Namun sebaliknya, bila dibandingkan dengan posisi Juni 2019 yang mengalami surplus USD200 juta, maka realisasi ini memburuk.

“Karena neraca perdagangan kita masih defisit. Juga defisit transaksi berjalan kita masih gede. Kalau kita senangnya barang impor, impar-impor, impar-impor, terutama ibu-ibu. Senangnya kalau sudah pegang brand luar senang banget. Ini apa ini, tas, sepatu, apa gitu loh,” ujar Presiden Jokowi saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Baca Juga: Cara Membangun Reputasi Perusahaan

Menurut Presiden Jokowi, sudah saatnya masyarakat mencintai produk dalam negeri. Karena dengan menggunakan produk dalam negeri bisa membantu ekonomi negara.

Lagi pula, produk Indonesia juga memiliki kualitas yang tak kalah bagusnya dengan produk luar negeri. Selain itu harganya juga lebih kompetitif dibandingkan produk luar negeri.

“Kita bisa buat yang bagus-bagus juga banyak. Apal saya sebetulnya mau sebut merek-mereknya hafal saya juga. Tapi nanti ada pak Dubes enggak enak,” jelasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut produk Indonesia banyak di gandrungi oleh masyarakat di luar negeri. Oleh karenanya seharusnya masyarakat juga harus terbiasa membeli produk dalam negeri.

“Jadi sekali lagi, tolong kita mulai kecintaan kita terhadap produk kita sendiri terhadap produk dalam negeri. Apa sih, masalah baju? Desainer kita jago-jago.Barang kita di Vietnam laku keras,” kata Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini