nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mau Dihapus, Apa Itu IMB dan Bagaimana Cara Ngurusnya?

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 17:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 25 470 2109240 mau-dihapus-apa-itu-imb-dan-bagaimana-cara-ngurusnya-n243WAmoTX.jpg Apa Itu IMB? (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Banyak yang belum tahu bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) biasanya diberikan untuk para calon pemilik bangunan oleh kepala daerah sebelum merawat bangunan yang akan dibangun sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Berapa lama dan biaya yang dibutuhkan untuk mengurus IMB? Berikut rangkumannya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Rabu (25/9/2019)

 Baca Juga: Menteri Sofyan: Penghapusan IMB Masih Wacana, Belum Jadi Policy

Jika memutuskan untuk mengurus IMB sendiri atau tanpa menyewa jasa pihak lain agar mempercepat waktu pembuatan, biaya yang diperlukan mengurus IMB tak lebih dari Rp5 jutaan.

Untuk kamu ketahui, ada tiga jenis IMB yang bisa kamu buat menurut kepentingannya:

1. Untuk IMB bangunan baru dengan biaya kurang lebih Rp3,5 jutaan dan selesai kira-kira dua minggu.

 Baca: IMB Mau Dihapus, Menteri Basuki: Semangatnya untuk Menarik Investasi

2. IMB renovasi biasanya memerlukan biaya sekitar Rp3,5 jutaan untuk tanah yang tidak bermasalah dan akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp500 ribu sampai Rp1 juta jika tanahnya bermasalah

3. Untuk IMB bangunan lama memerlukan biaya sekitar Rp2-3 jutaan tergantung persentase NJOP.

 IMB

Bagaimana Cara Mengurus IMB?

Sebagai informasi, mengurus proses pembuatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bisa dilakukan di kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) terdekat.

Seperti diketahui, Pemerintah dikabarkan akan mengurangi dan menghilangkan izin mendirikan bangunan (IMB) dan sebagai gantinya, kebijakan soal pendirian bangunan akan menggunakan standarisasi.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menepis pernyataan tersebut bahwa penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masih wacana dan sedang didiskusikan dengan beberapa pihak terkait.

"Kebijakan itu belum akan menjadi kebijakan dalam waktu dekat. Jadi, itu wacana yang sedang didiskusikan di kalangan pemerintah, belum menjadi policy," kata dia di kantornya, Rabu (25/9/2019).

Menurutnya, alasan pengapusan IMB itu karena pengurusan IMB yang dinilai berjalan lama sehingga dianggap menghambat investasi yang akan masuk dan Lambatnya proses mengurus IMB juga membuat sejumlah pengembang nekat mendirikan proyek sebelum IMB didapatkan. Mereka lebih memilih membayar denda administratif akibat dari pendirian bangunan sebelum mendapatkan izin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini