Ramai Soal Penghapusan IMB, Ini 4 Faktanya

Delia Citra, Jurnalis · Sabtu 28 September 2019 07:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 27 470 2110103 ramai-soal-penghapusan-imb-ini-4-faktanya-zN37nPznLO.jpeg Ilustrasi Rumah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Izin Mendirikan Bangunan atau IMB adalah sebuah perizinan yang diberikan oleh pemerintah kepada pemilik bangunan untuk merawat bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku.

Belum lama ini beredar kabar pemerintah akan mengurangi dan menghilangkan IMB. Sebagai gantinya, kebijakan soal pendirian bangunan menggunakan standarisasi.

Baca Juga: Menteri Sofyan: Penghapusan IMB Masih Wacana, Belum Jadi Policy

Berikut fakta-fakta mengenai IMB yang akan dihapus:

1. Apa Itu IMB dan Bagaimana Cara Ngurusnya?

Banyak yang belum tahu bahwa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) biasanya diberikan untuk para calon pemilik bangunan oleh kepala daerah sebelum merawat bangunan yang akan dibangun sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Baca: IMB Mau Dihapus, Menteri Basuki: Semangatnya untuk Menarik Investasi

Jika memutuskan untuk mengurus IMB sendiri atau tanpa menyewa jasa pihak lain agar mempercepat waktu pembuatan, biaya yang diperlukan mengurus IMB tak lebih dari Rp5 jutaan.

Sebagai informasi, mengurus proses pembuatan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bisa dilakukan di kantor BPN (Badan Pertanahan Nasional) terdekat.

Rumah

2. Alasan IMB Dihilangkan

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa pihaknya sedang memikirkan regulasinya. Pasalnya, saat ini pemerintah mementingkan pengawasan di lapangan.

Menurut dia, dengan dihilangkannya IMB ini bukan berarti tak ada izin. Tapi yang paling penting adalah pengawasan. Kalau di luar negeri orang mulai bangun standarnya sudah ada.

"Nanti kalau ada yang melanggar ya dibongkar. Itu intinya," ungkap dia.

3. IMB Dihapus untuk Menarik Investasi

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, penghapusan izin IMB bertujuan menarik investasi. Karena selama ini, hal-hal yang selalu menghambat investasi adalah ada pada izin IMB.

"Semangatnya ini kita mau dorong investasi. Ruwetnya itu kan ada di IMB. Misal kita mau bangun rumah MBR masyarakat berpenghasilan rendah], pengembang kecil itu juga susah di IMB, lama dan mahal," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR.

Baca: IMB Mau Dihapus, Menteri Basuki: Semangatnya untuk Menarik Investasi

4. Penghapusan IMB Masih Wacana, Belum Jadi Policy

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mengatakan, penghapusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) masih wacana dan sedang didiskusikan dengan beberapa pihak terkait.

"Kebijakan itu belum akan menjadi kebijakan dalam waktu dekat. Jadi, itu wacana yang sedang didiskusikan di kalangan pemerintah, belum menjadi policy," kata dia.

Menurut dia, salah satu alasan penghapusan IMB karena pengurusan IMB sering kali berjalan lama sehingga dianggap menghambat investasi yang akan masuk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini