nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masih Dipercaya Investor, RI Dibanjiri Modal Asing Rp195,5 Triliun

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 14:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 11 20 2115699 masih-dipercaya-investor-ri-dibanjiri-modal-asing-rp195-5-triliun-UBUa47esA8.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo. (Foto: Okezone.com/Giri)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengklaim kepercayaan investor asing kepada Indonesia masih tinggi. Hal tersebut terlihat dari angka modal asing yang masuk hingga pekan kedua Oktober 2019 mencapai Rp195,5 triliun.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, dari total portofolio, sebanyak Rp140,6 triliun masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Kemudian Rp52,59 trilun masuk ke pasar saham, dan sisanya ke obligasi korporasi.

Baca Juga: Sri Mulyani Pantau Dana Repatriasi Rp141 Triliun agar Tak Kabur dari Indonesia

"Modal asing sampai 10 Oktober total inflow year to date Rp195,5 triliun total protofolio. SBN Rp140,6 triliun,” ujarnya saat ditemui di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Aliran Modal Asing

Lebih lanjut, bahwa week to date, sampai dengan 10 Oktober, SBN yang masuk sebesar Rp3,04 triliun. Kendati demikian, terjadi aliran modal asing keluar (capital outflow) di saham Rp0,36 triliun. Adapun nett inflow-nya tercatat sebesar Rp25,4 triliun.

Baca Juga: DPR Minta Ada Tax Amnesty Jilid II, Ini Alasannya!

Menurut Perry, jika melihat data aliran modal asing tersebut cukup membuktikan bahwa kepercayaan investor untuk tanamkan modal ke dalam negeri masih tinggi. Selain itu, lanjutnya, investor masih menilai imbal hasil dari pasar Indonesia menarik.

“Week to Date 10 Oktober SBN masuk Rp3,04 triliun, saham keluar Rp0,36 triliun. Net WTD inflow Rp2,54 triliun. Ini menunjukan konfiden terhadap ekonomi Indonesia dan yield dometik terkait SBN masih cukup kuat terbukti arus investasi portofolio,” katanya.

Perry memprediksi jika pergerakan di pasar saham akan terus mengalami naik turun seiring dengan ketidakpastian ekonomi global. Sedangkan untuk modal asing yang masuk melalui SBN diprediksi masih akan mengalir deras.

“Yang ke saham memang lebih volatile keluar masuk dan terutama ini kondisi global mempengaruhi besaran aliran modal asing masuk, sementara SBN masih cukup positif,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini