Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komisi Persaingan Usaha Australia Gugat Google soal Penggunaan Data Konsumen

Komisi Persaingan Usaha Australia Gugat Google soal Penggunaan Data Konsumen
Google (Reuters)
A
A
A

ACCC mengatakan saran atau pemberitahuan yang dipasang Google pada fitur On-screennya telah membuat konsumen tidak menyadari dua pengaturan pada akun Google yakni yang satu berlabel Riwayat Lokasi dan yang lain berlabel Aktivitas Web & Aplikasi.

Kedua pengaturan ini seharusnya dimatikan untuk mencegah pengumpulan data pribadi.

 Baca juga: Penjualan Google Tembus USD100 Miliar, Pertama dalam Sejarah

"Sejak Januari 2017 hingga akhir 2018, Google telah menyesatkan konsumen dengan tidak mengungkapkan secara baik kepada konsumen kalau kedua pengaturan itu harus dimatikan jika konsumen tidak ingin Google mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan data lokasi mereka."

Dan menurut ACCC pemegang akun Google yang berusaha menjaga privasi mereka telah disesatkan oleh Google tentang apa yang perlu dilakukan.

 Baca juga: Google Indonesia Lunasi Pajak 2015, Sri Mulyani: Saya Hargai

"Banyak konsumen membuat keputusan secara sadar untuk mematikan pengaturan ini guna menghentikan pengumpulan data lokasi mereka, tetapi apa yang telah dilakukan Google mungkin telah mencegah konsumen membuat pilihan itu," kata Rob Sims.

"Kami menuduh Google telah menyesatkan konsumen dengan tetap diam terkait fakta bahwa pengaturan ini di Android harus dimatikan."

Tindakan hukum tersebut menargetkan initi dari model bisnis Google, ACCC menuduh perusahaan itu tidak mengungkapkan bahwa data yang dipanennya dapat digunakan untuk sejumlah tujuan lain yang tidak terkait dengan penggunaan layanan Google.

Sims mengatakan menindak transparansi dan pengungkapan platform digital, seperti Google dan Facebook, adalah prioritas utama Lembaga ACCC.

Sementara itu menanggapi gugatan ini, Google mengatakan sedang meninjau rincian gugatan yang disampaikan ACCC.

"Kami terus bekerjasama dengan ACCC dan berniat untuk mempertahankan masalah ini," kata juru bicara Google dalam sebuah pernyataan singkat.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement