nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tertinggal dari Negara Tetangga, Jokowi: Alhamdulillah Kita Miliki 1.500 Km Jalan Tol

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 06 November 2019 15:56 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 06 320 2126504 tertinggal-dari-negara-tetangga-jokowi-alhamdulillah-kita-miliki-1-500-km-jalan-tol-nH3y5ItiVT.jpg Pelantikan Jokowi menjadi Presiden RI 2019-2024. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara Indonesia Infrastructure Development Financing (IIDF) 2019 di Jakarta International Expo Kemayoran. Kepala Negara menjelaskan pentingnya pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintah dalam lima tahun belakangan ini.

Pertama, pembangunan infrastruktur untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara tetangga lainya.

Baca Juga: Realisasi Investasi Proyek Tol dan Air Minum Jauh dari Target

"Lima tahun lalu kita konsentrasi pembangunan infrastruktur. Kenapa ini kita kerjakan stok infrastruktur jujur tertinggal jauh dari negara tetangga kita," ujarnya dalam acara pembukaan IIDF 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Infrastruktur

Pada akhir 2019, Jokowi menyebut akan ada 1.500 kilometer jalan tol yang beroperasi. Namun menurutnya, angka tersebut masih kalah dibandingkan dengan negara lain seperti China yang saat ini sudah ada 280.000 km jalan tol yang dibangun.

"Alhamdulillah akhir tahun ini kita akan memiliki 1.500 kilometer jalan tol," ucapnya.

Baca Juga: Jokowi: Impar Impor Senangnya Kita, Setoplah

Kedua adalah untuk mengejar peringkat infrastruktur Indonesia. Saat ini peringkat infrastruktur Indonesia berada di angka 52 naik 30 peringkat dari 2010.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga bertujun untuk membangun aksesbiltas antar wiliayah serta pemerataan pembangunan. Selama ini diakuinnya pembangunan infrastruktur hanya berpusat di Jawa.

Dengan pembangunan infrastruktur yang merata diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena arus logisitik hingga adanya lapangan kerja yang tercipta akibat pembangunan ini.

"Lebih spesifik lagi pembangunam infra harus menciptakan lapangan kerja. Menyerap produk dalam negeri. Dan peningkatan kelas UKM kita. Meningkatkan kualitas penggunannya kualitas hidup masyarakat kita," katanya.

Dalam acara tersebut Jokowi didampingi oleh menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Manoarfa dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P Roeslani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini