nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alibaba IPO di Bursa Hong Kong

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 13:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 15 278 2130233 alibaba-ipo-di-bursa-hong-kong-cgHtLRkj92.jpg Ilustrasi IPO (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Alibaba Group mengumumkan peluncuran public retail offering di Hong Kong sebagai bagian dari penawaran global 500.000.000 saham biasa baru dan pendaftaran saham biasa perusahaan di bursa efek Hong Kong dengan kode saham 9988.

Tiap ADS (American depositary share) merepresentasikan delapan saham biasa, akan tetap terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek New York. Setelah terdaftar di Hong Kong, saham-saham yang didaftarkan di Hong Kong akan sepenuhnya bisa dipertukarkan (fungible) senilai dengan ADS yang didaftarkan di Bursa Efek New York (NYSE).

“Alibaba Group digerakkan oleh misi kami untuk memudahkan cara berbisnis di manapun dengan visi untuk menjadi perusahaan yang berkarya selama 102 tahun,” ujar Executive Chairman dan Chief Executive Officer Daniel Zhang, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/11/2019).

Baca Juga: Alibaba Group Raup Rp539 Triliun dalam Single Days 11.11

“Kami bertujuan untuk melayani konsumen di seluruh dunia, 1 miliar di antaranya merupakan konsumen di Tiongkok, dan memfasilitasi lebih dari konsumsi senilai 10 triliun reminbi di platform kami selama lima tahun ke depan dengan terus menjalankan tiga pilar strategis kami, yaitu globalisasi, konsumsi domestik dan maha data yang didukung komputasi awan,” tambah dia.

Alibaba

Menurtnya, Hong Kong adalah salah satu pusat keuangan paling penting di dunia, dan Alibaba sangat berterima kasih atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam masa depan Hong Kong. Pendaftaran di bursa Hong Kong akan memungkinkan adanya lebih banyak pengguna dan pemegang saham di ekonomi digitalnya untuk berinvestasi dan ikut menikmati hasil dari pertumbuhanya.

Selain mengembangkan basis investor Alibaba secara keseluruhan, penawaran ini akan menjangkau potensi permodalan baru di Asia dan menciptakan kesempatan sehari penuh bagi para investor global untuk memperdagangkan saham Alibaba. Penawaran ini terdiri dari 12.500.000 saham baru dalam penawaran umum ritel publik dan 487.500.000 saham untuk penawaran global.

Baca Juga: Single Day 11.11 di China Sita Perhatian Dunia, Ini Asal-usulnya

Jumlah total saham yang tersedia dalam penawaran publik ritel bisa disesuaikan hingga maksimal 50.000.000 saham baru, yang merepresentasikan 10% total saham awal yang tersedia di penawaran. Hal ini akan merujuk pada prospektus yang Alibaba rilis di Hong Kong tentang tingkatan permintaan yang melebihi jumlah saham (atau oversubscription) di public retail offering dan mekanisme claw-back.

Alibaba juga akan memungkinkan para underwriter internasional mengambil opsi over-allotment untuk membeli tambahan 75.000.000 saham baru. Harga untuk public retail offering ini tidak akan lebih dari 188 dolar Hong Kong per saham.

Harga penawaran untuk international tranche (saham yang bisa dipecah ke dalam unit kecil untuk selanjutnya ditawarkan kembali kepada investor lain) akan ditetapkan lebih tinggi dari harga maksimal pada public retail offering Alibaba akan menetapkan harga penawaran internasionalnya pada 20 November 2019, waktu Hong Kong, dengan mempertimbangkan, antara lain, harga penutupan ADS di NYSE pada atau sebelum tanggal perdagangan terakhir dan permintaan investor selama proses pemasaran.

Harga public retail offering akan ditetapkan lebih rendah dari harga penawaran internasional dan harga maksimal public retail offering ini adalah HK$188,00 per saham. Saham akan diperdagangkan dalam lot yang masing-masing terdiri dari 100 saham.

Alibaba berencana menggunakan dana yang terkumpul dari penawaran saham ini untuk mengimplementasi strateginya dalam menggerakkan pertumbuhan dan interaksi dengan pengguna; memberdayakan pebisnis untuk memfasilitasi transformasi digital dan terus berinovasi dan berinvestasi untuk jangka panjang.

Proses Pendaftaran Elektronik

Alibaba memutuskan untuk menggunakan proses pendaftaran secara elektronik, tanpa menggunakan prospektus dan formulir pendaftaran dalam format cetak. Proses yang sepenuhnya dilakukan secara elektronik ini sejalan dengan cara konsumen dan peserta ekonomi digital bertransaksi dan berinteraksi satu sama lain dan dengan Alibaba.

Sebagai perusahaan yang memiliki visi untuk berkarya selama 102 tahun, Alibaba akan fokus pada kelestarian planet bumi dan percaya perusahaan memiliki peran untuk meminimalisir jejak karbon dan dampak lingkungan dari penawaran ini.

Prospektus Alibaba tersedia di situs Hong Kong Stock Exchange di www.hkexnews.hk dan di situs www.alibabagroup.com.

Alibaba menyarankan para pendaftar penawaran publik ritel di Hong Kong untuk membaca prospektus tersebut dan mendaftarkan secara online melalui layanan White Form eIPO di www.eipo.com.hk, atau melalui layanan CCASS EIPO, secara langsung atau melalui broker atau kustodian.

Public retail offering ini akan berlangsung pada hari Jumat, 15 November, pukul 09.00 waktu Hong Kong, dan akan ditutup Rabu, 20 November 2019, pukul 12.00 waktu Hong Kong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini