nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Tinjau Pabrik Hyundai di Korsel

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 08:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 26 320 2134445 presiden-jokowi-tinjau-pabrik-hyundai-di-korsel-VEuQWV03qA.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan serangkaian kunjungan kerjanya di Korea Selatan (Korsel) pada hari ini. Dijadwalkan Kepala Negara akan mengikuti tiga sesi acara, salah satunya meninjau pabrik Hyundai.

“Yang satu adalah ASEAN RoK 30 and 30. Yang kedua adalah mengenai Innovation Showcase, dan yang ketiga adalah Retreat yang akan membahas mengenai situasi kawasan dan global plus ada beberapa peninjauan,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, dikutip dari Setkab, Selasa (26/11/2019).

Baca Juga: Jepang Investasi di Sektor Infrastruktur, dari Pelabuhan hingga Tol

Sebelum berangkat kembali ke Jakarta, Presiden Jokowi akan melakukan peninjauan ke pabrik Hyundai. Dorong Investasi ke Indonesia Mengenai pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Korsel Moon Jae-in, Menlu Retno Marsudi mengemukakan, kalau dilihat secara keseluruhan pembicaraan antara kedua presiden dalam situasi dunia yang tidak begitu baik saat ini, tetapi hasil dari pertemuan tersebut sangat baik.

Presiden Joko Widodo

“Kenapa sangat baik? Karena pertama, di tengah orang bicara masalah proteksionisme dan sebagainya maka Indonesia dan Korea berhasil menyelesaikan negosiasi Indonesia Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK CEPA). Jadi, tadi ditandatangani oleh Pak Menteri Perdagangan itu adalah deklarasi selesainya negosiasi IK CEPA,” jelas Menlu seraya menambahkan, kedua presiden sepakat bahwa IK CEPA akan ditandatangani pada awal 2020.

Baca Juga: Lewat Video, Kepala BKPM Rayu Pebisnis AS untuk Investasi di Indonesia

Adapun dari sisi investasi, menurut Menlu, telah dibahas beberapa investasi dari sisi swasta. Tetapi dari sisi pemerintah adalah komitmen pemerintah Korea untuk terus mendorong investasi Korea untuk masuk ke Indonesia.

“Salah satu yang besar yang besok akan dikunjungi Bapak Presiden adalah tentunya Hyundai dan ini merupakan satu yang baru tetapi cukup besar dan mudah-mudahan akan terus berkembang,” sambung Menlu.

Sementara terkait dengan pengembangan atau persiapan relokasi ibu kota, menurut Menlu, telah ditandatangani kerjasama oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan mitranya. Pada intinya, lanjut Menlu, kerjasama tersebut mengatur beberapa bidang kerjasama antara lain pembangunan kota dalam perspektif kewilayahan kemudian perencanaan dan perancangan kota, pembangunan di bidang pekerjaan umum dan perumahan termasuk rekayasa konstruksi, teknologi, dan manajemen yang menyangkut jalan, jembatan, air bersih, air baku.

Kemudian, bendungan pengendalian, banjir, air minum, sistem drainase, persampahan, air limbah domestik, perumahan, dan gedung. Bentuk kerja samanya, menurut Menlu, antara lain bentuk current informasi, berbagi pengalaman, pengetahuan, teknologi, penugasan tenaga ahli, peningkatan kapasitas juga kerjasama-kerjasama teknis dan disepakati kedua belah pihak.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini