Material beton yang digunakan untuk jembatan itu saja hampir 10 ribu ton dan besi betonnya juga masif : 3.000 ton. Maklum, ini jembatan yang akan dilewati oleh kereta api yang pasti berat dan bergerak dengan kecepatan yang relatif cepat.
Dan Dina dibantu oleh tim konstruksi Adhi Karya mampu menyelesaikan tanpa satu kesalahan pun. Tidak ada beton yang jatuh menimpa mobil yang melaju dibawahnya, tidak ada kecelakaan apapun dari tenaga kerja yang bekerja 24 jam non-stop.
Di era di mana kita sesama bangsa Indonesia sempat muncul krisis kepercayaan pada diri sendiri, ada sikap saling curiga dan setiap usaha pemerintah ditanggapi dengan cara nyinyir; patut kita ke depankan apa yang dilakukan oleh Dina dan Adhi Karya sebagai sisi positif dari anak bangsa yang tidak ribut-ribut tapi bekerja dan menghasilkan karya hebat.
Saya dengar, Dina kini sedang merancang jembatan lain di Teluk Balikpapan yang akan menghubungkan kota Balikpapan dengan wilayah Ibukota Negara (IKN) baru, dan bentang tanpa tiang yang ia buat itu hampir 500 meter!
Luar biasa! Saya harapkan ke depannya akan muncul banyak orang Indonesia lain dengan prestasi yang serupa luar biasanya, dan turut berkontribusi mengharumkan nama bangsa dan negara besar ini.
Hari ini kita patut bangga jadi orang Indonesa.
(Dani Jumadil Akhir)